Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Reeve Collins Luncurkan Stablecoin 2.0 yang Ancaman untuk Bank Tradisional

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
16 Okt 2025
78 dibaca
2 menit
Reeve Collins Luncurkan Stablecoin 2.0 yang Ancaman untuk Bank Tradisional

Rangkuman 15 Detik

Stablecoin memasuki era baru yang lebih terdesentralisasi dan transparan.
Model STBL memberikan imbalan kepada pengguna daripada penerbit stablecoin tradisional.
Regulasi yang lebih baik membuka peluang baru untuk inovasi dalam cryptocurrency.
Stablecoin telah mengalami perubahan besar dan memasuki era baru yang disebut Stablecoin 2.0. Reeve Collins, salah satu pendiri Tether, menjelaskan bahwa meskipun teknologi di balik stablecoin hampir tidak berubah, narasi dan penerimaan pasar telah bertransformasi signifikan. Kini, banyak institusi keuangan global mulai tertarik dengan stablecoin karena risiko hukum dan regulasi yang semakin rendah. Melalui proyek barunya, STBL, Collins mengusulkan model stablecoin yang terpecah menjadi tiga komponen: token stabil yang nilainya dipatok pada dolar AS, token hasil yang menghasilkan bunga dari kolateral yang disimpan, dan token tata kelola yang memungkinkan komunitas mengatur sistem. Ini berbeda dengan model stablecoin konvensional seperti USDT dan USDC yang hanya menguntungkan penerbit saja. Kolaborasi dengan tokenized U.S. Treasuries sebagai jaminan memungkinkan STBL mengeluarkan dua jenis aset: stablecoin dan NFT yang menghasilkan hasil usaha. Dengan begitu, pengguna yang menyediakan jaminan akan langsung menerima keuntungan, mirip dengan model pertukaran nilai di Web3, bukan sekedar hiburan seperti di Web2. Selain STBL, Collins juga mengembangkan Reserve One, sebuah Digital Asset Treasury bernilai miliaran dolar yang dirancang untuk memberikan akses bagi investor tradisional ke aset kripto melalui pasar publik. Produk ini dihadirkan di tengah regulasi ketat dan pelambatan penerbitan produk sejenis, dengan tujuan menjadi jembatan antara pasar tradisional dan ekosistem blockchain. Menurut Collins, model yang ada saat ini seperti membeli Bitcoin melalui ETF sudah tidak cukup dan tidak fleksibel untuk masa depan. Dia percaya produk digital seperti Reserve One dan stablecoin 2.0 adalah evolusi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasar kripto yang semakin matang dan menantang keunggulan bank konvensional.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Pendekatan STBL yang mengembalikan hasil bunga kepada pengguna adalah inovasi yang bagus untuk desentralisasi dan memberikan kontrol lebih besar pada individu atas asetnya.