Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Turun di Bawah Rp 1.87 juta ($112.000) , Apa Arti untuk Pasar Crypto?

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
16 Okt 2025
204 dibaca
2 menit
Bitcoin Turun di Bawah Rp 1.87 juta ($112.000) , Apa Arti untuk Pasar Crypto?

AI summary

Bitcoin mengalami penurunan di bawah level penting $112,000, mencerminkan ketidakpastian di pasar.
Pasar futures menunjukkan tanda-tanda pembersihan besar-besaran, dengan likuidasi yang signifikan dan ketakutan pasar yang meningkat.
Ahli pasar memberikan pandangan optimis jangka panjang, dengan beberapa menyarankan untuk menggunakan penurunan saat ini sebagai peluang beli.
Harga Bitcoin kembali anjlok dan kini berada sekitar $111.000, turun sekitar 9% selama pekan terakhir. Penurunan ini melewati zona penting antara $117.000 hingga $114.000 yang biasanya menjadi level support atau resistance bagi banyak pembeli besar. Kekhawatiran makroekonomi dan likuidasi besar di pasar futures menjadi pemicu utama.Glassnode melaporkan bahwa pasar crypto sedang memasuki fase reset, yang ditandai dengan pembersihan leverage besar-besaran, penurunan aliran masuk dari ETF, dan lonjakan volatilitas. Mereka menyebut kondisi saat ini sebagai "Early Black Friday," yang berarti masa diskon besar dan ketakutan yang tinggi di pasar.Data on-chain mengindikasikan bahwa para pemegang jangka panjang terus menjual sejak Juli, dan institusi juga terlihat berkurang minatnya, dengan Bitcoin ETF yang mengalami arus keluar sebanyak 2.300 BTC minggu ini. Di sisi lain, pasar opsi menunjukkan tanda-tanda stabilisasi, meski volatilitas tetap tinggi di 76%.Para ahli seperti Ted percaya bahwa penurunan ini bisa menjadi peluang beli dan Bitcoin bisa kembali naik ke level tertinggi pada tahun 2026 asalkan tetap mempertahankan level support di $102.000. Namun, analis lain seperti Jason Pizzino memperingatkan bahwa penurunan di bawah $108.000 bisa berbahaya dan menempatkan bull market dalam risiko.Sementara itu, aset keuangan lain seperti emas dan saham tetap berada di level tertinggi, menunjukkan bahwa siklus ekonomi makro secara keseluruhan masih mendukung pertumbuhan jangka panjang. Jadi, meski ada risiko di pasar crypto, kesempatan dan potensi keuntungan tetap ada bagi investor yang cermat.

Experts Analysis

Ted
Bitcoin dapat mencapai harga baru tertinggi pada 2026 selama level $102.000 tetap menjadi support kuat.
Jason Pizzino
Jika Bitcoin turun di bawah $108.000, bull market berada dalam risiko besar meskipun aset lain seperti emas dan saham masih kuat.
Editorial Note
Penurunan Bitcoin kali ini menunjukkan siklus koreksi yang sehat setelah periode leverage berlebihan dan euforia pasar. Ini adalah peluang emas bagi investor yang berani untuk masuk kembali, namun harus tetap waspada terhadap volatilitas yang tinggi dan kondisi ekonomi makro yang belum stabil.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.