HPE Fokus Kecerdasan Buatan dan Jaringan Setelah Akuisisi Juniper, Proyeksi Turun
Teknologi
Kecerdasan Buatan
16 Okt 2025
146 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Hewlett Packard Enterprise mengalami penurunan saham setelah proyeksi keuangan yang mengecewakan.
Perusahaan berencana untuk fokus pada kecerdasan buatan dan jaringan setelah akuisisi Juniper Networks.
Pemotongan pekerjaan diharapkan sebagai bagian dari integrasi dan efisiensi operasional HPE.
Hewlett Packard Enterprise baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan merombak strategi bisnisnya dengan menargetkan pasar kecerdasan buatan (AI) dan jaringan, terutama setelah mengakuisisi perusahaan jaringan teknologi, Juniper Networks. Perubahan ini bertujuan untuk memperkuat posisi mereka di industri teknologi yang terus berkembang dan sangat kompetitif.
Salah satu langkah besar yang dilakukan HPE adalah penggabungan segmen bisnis server, hybrid cloud, dan layanan keuangan menjadi satu segmen baru yang diberi nama cloud & AI. Langkah ini mulai diberlakukan pada kuartal pertama tahun fiskal 2026, yang menunjukkan fokus strategis baru perusahaan pada teknologi cloud dan AI.
Meski strategi baru ini menjanjikan, HPE memperkirakan pendapatan dan laba tahunannya untuk tahun fiskal 2026 akan lebih rendah dari ekspektasi para analis dan investor di Wall Street. Pendapatan diproyeksikan tumbuh antara 5% hingga 10%, lebih kecil dari perkiraan pasar sebesar 17,2%. Sedangkan laba yang diharapkan berada di kisaran Rp 3.67 juta ($2,20) hingga Rp 4.01 juta ($2,40) per saham.
Sebagai bagian dari integrasi Juniper Networks, HPE akan melakukan pemotongan pekerjaan dengan biaya sekitar Rp 4.01 triliun ($240 juta) . Pengurangan staf tersebut merupakan usaha untuk mengoptimalkan operasi dan memaksimalkan sinergi gabungan dari kedua perusahaan.
HPE juga merencanakan pembagian bisnisnya menjadi tiga segmen utama mulai tahun fiskal 2026: cloud & AI, jaringan, serta investasi korporat dan lainnya. Dengan langkah tersebut, perusahaan berharap dapat menggenjot pertumbuhan mereka di pasar AI dan jaringan yang sedang berkembang pesat, dan mengejar ketertinggalan dari kompetitor utama seperti Cisco.
Analisis Ahli
Antonio Neri
Transformasi portofolio kami akan mendorong pertumbuhan yang lebih menguntungkan dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham.