Investor HPE Waspada Meski Prospek Jangka Panjang Tetap Cerah
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
16 Okt 2025
124 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
HPE mengalami penurunan saham setelah pengumuman panduan fiskal 2026 yang mengecewakan.
Meskipun ada kekhawatiran jangka pendek, analis tetap percaya pada potensi pertumbuhan jangka panjang HPE.
Pertumbuhan dalam sektor jaringan dan AI diharapkan menjadi pendorong utama pendapatan HPE di masa depan.
Hewlett Packard Enterprise (HPE) baru-baru ini mengadakan investor day di New York yang menghasilkan reaksi campuran dari para analis. Meskipun panduan keuangan jangka pendek perusahaan menarik kekhawatiran karena lebih konservatif dari yang diharapkan, para analis tetap optimis terhadap potensi pertumbuhan di masa depan terutama di bidang jaringan dan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Saham HPE turun lebih dari 8% pada pembukaan pasar pasca acara ini, menandakan kekhawatiran investor atas panduan fiskal 2026 yang dinilai kurang ambisius. Namun, menurut Barclays, ini lebih karena kehati-hatian manajemen dan tantangan perbandingan dibandingkan masalah fundamental bisnis yang serius.
HPE memperkirakan pertumbuhan pendapatan total antara 5 sampai 10 persen yang didorong oleh bisnis jaringan dan cloud AI. Perusahaan juga memproyeksikan pendapatan jaringan tumbuh 5-7 persen per tahun dan cloud serta AI antara 4-8 persen hingga tahun fiskal 2028, dengan margin yang terus ditekan oleh biaya bisnis AI server.
Morgan Stanley memandang meski angka pendapatan per saham (EPS) tahun fiskal 2026 di bawah ekspektasi, rencana jangka panjang HPE tetap terbuka dengan potensi EPS mencapai atau melampaui Rp 50.10 ribu ($3) pada tahun 2028. Fokus manajemen pada pengurangan utang dianggap langkah tepat daripada pembelian saham kembali karena meningkatkan kesehatan keuangan perusahaan.
Secara keseluruhan, meskipun ada tekanan jangka pendek yang akan mempengaruhi harga saham, perusahaan tetap dianggap memiliki potensi pertumbuhan kuat terutama dengan dukungan dari permintaan sektor perusahaan dan pemerintah dalam teknologi jaringan dan AI.
Analisis Ahli
Barclays
Panduan fiskal 2026 yang konservatif mencerminkan manajemen yang berhati-hati, namun prospek jangka panjang tetap solid berkat fokus pada jaringan dan bisnis AI.Morgan Stanley
EPS fiskal 2026 memang di bawah ekspektasi, tapi dengan eksekusi yang tepat, HPE dapat memenuhi target EPS $3 pada tahun 2028 dan memperkuat posisi di pasar jaringan dan AI.