Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Elon Musk Ubah Sikap, Apresiasi Energi di Balik Bitcoin Sebagai Lindung Nilai

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
14 Okt 2025
282 dibaca
2 menit
Elon Musk Ubah Sikap, Apresiasi Energi di Balik Bitcoin Sebagai Lindung Nilai

Rangkuman 15 Detik

Elon Musk telah mengubah pandangannya terhadap Bitcoin, sekarang memuji nilai energi yang mendasarinya.
Tesla masih memegang Bitcoin, meskipun pernah menghentikan penerimaan Bitcoin sebagai metode pembayaran.
Debasement trade menjadi alasan mengapa investor beralih ke Bitcoin sebagai perlindungan terhadap mata uang fiat yang melemah.
Elon Musk, CEO Tesla, kembali muncul di Twitter khususnya komunitas kripto dengan membicarakan energi yang digunakan Bitcoin. Sebelumnya pada 2021, Musk kritis terhadap konsumsi listrik besar yang dibutuhkan penambangan Bitcoin dan sempat menghentikan penerimaan Bitcoin sebagai pembayaran di Tesla. Dalam diskusi tentang kecerdasan buatan (AI) yang menjadi perlombaan global baru, Musk menjelaskan bahwa Bitcoin dan logam mulia seperti emas dan perak naik harganya karena berperan sebagai lindung nilai terhadap penurunan nilai mata uang fiat atau yang dikenal sebagai 'debasement trade'. Musk menegaskan bahwa Bitcoin memiliki nilai karena didasarkan pada penggunaan energi yang nyata, berbeda dengan mata uang fiat yang bisa dicetak sembarangan oleh pemerintah. Ini adalah penjelasan yang sering digunakan komunitas Bitcoin untuk membela konsumsi energi yang selama ini menjadi kritik utama. Tesla sebenarnya masih menyimpan Bitcoin dalam portofolionya, meskipun pernah menjual sebagian besar kepemilikannya pada 2021 dan 2022 dengan alasan kerugian nilai (impairment). Saat ini Tesla memegang 11.509 BTC yang nilainya sekitar 1,28 miliar dolar AS. Michael Saylor, pendukung Bitcoin yang vokal, mendukung pernyataan Musk dengan menegaskan bahwa hukum alam (energi) lebih kuat dari hukum manusia. Sikap Musk yang berubah ini mungkin membuka peluang bagi Tesla untuk kembali aktif dalam ekosistem Bitcoin jika ada jaminan penggunaan energi bersih minimal 50%.

Analisis Ahli

Michael Saylor
Bitcoin mencerminkan hukum alam yang lebih kuat daripada hukum manusia karena ketergantungannya pada konsumsi energi nyata untuk menghasilkan nilai yang tidak bisa dipalsukan.