Harga Cryptocurrency Pulih Setelah Penurunan Tajam Karena Ketegangan Dagang AS-China
Finansial
Mata Uang Kripto
13 Okt 2025
80 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pernyataan dari pejabat pemerintah dapat mempengaruhi pasar cryptocurrency secara signifikan.
Pasar cryptocurrency rentan terhadap likuiditas rendah dan penjualan terpicu secara otomatis.
Kondisi pasar masih dipenuhi risiko yang dapat mempengaruhi harga cryptocurrency ke depan.
Pasar cryptocurrency memulai minggu ini dengan pemulihan harga setelah mengalami penurunan besar selama akhir pekan akibat peningkatan tarif dan ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China. Bitcoin yang sempat turun di bawah 105.000 dolar kembali naik di atas 115.000 dolar di Singapura, menunjukkan sentimen positif dari klaim rekonsiliasi kedua negara.
Token lainnya, seperti Ether, juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan, naik kembali ke sekitar 4.200 dolar setelah sempat jatuh ke bawah 3.500 dolar. Pemulihan ini didorong oleh pernyataan dari Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance yang membuka peluang kesepakatan dagang untuk menurunkan ketegangan.
Selama jatuhnya harga, lebih dari 1,6 juta trader mengalami likuidasi karena penjualan otomatis dan kondisi pasar yang kurang likuid pada jam-jam tidak biasa. Binance, salah satu platform perdagangan terbesar, juga mengalami gangguan teknis yang memperburuk kondisi pasar saat itu.
Meskipun ada pemulihan, pasar masih menghadapi risiko besar terutama dari berita negatif yang dapat memicu penurunan harga lebih dalam. Investor harus waspada karena leverage dan tingkat pendanaan dalam pasar futures kripto berada pada titik terendah dalam sejarah, yang menunjukkan adanya penyesuaian besar-besaran di sektor ini.
Secara keseluruhan, meski harga kripto masih menunjukkan tren naik selama tahun ini berkat kebijakan pro-kripto di Amerika Serikat, volatilitas pasar tetap tinggi dan berpotensi menimbulkan gejolak di masa depan tergantung pada dinamika politik dan ekonomi global yang terus berkembang.
Analisis Ahli
Richard Galvin
Rebound harga dikendalikan oleh pesan yang lebih damai dari Donald Trump, tapi pasar masih sangat terpapar risiko eskalasi dagang dan risiko lain yang bersifat negatif.