Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penurunan Bitcoin Terburuk Setelah Pengumuman Tarif AS-China Memicu Likuidasi Besar

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
11 Okt 2025
137 dibaca
2 menit
Penurunan Bitcoin Terburuk Setelah Pengumuman Tarif AS-China Memicu Likuidasi Besar

Rangkuman 15 Detik

Pernyataan tarif dari Trump memicu ketidakstabilan besar di pasar cryptocurrency.
Likuidasi dalam pasar crypto mencapai rekor tertinggi, menunjukkan dampak besar dari volatilitas.
Investor harus waspada terhadap level dukungan penting untuk Bitcoin dan dampak dari faktor makroekonomi.
Pada pekan terakhir, pasar kripto mengalami tekanan besar setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemberlakuan tarif tambahan 100% terhadap produk-produk asal China dan pembatasan ekspor perangkat lunak. Berita ini menyebabkan kekhawatiran akan perang dagang yang sedang memanas kembali dan meningkatkan volatilitas di berbagai aset, terutama Bitcoin yang sempat menyentuh rekor harga tertinggi. Harga Bitcoin yang sebelumnya sempat melampaui 125.000 dolar turun lebih dari 12% dan bertahan di bawah 113.000 dolar di London pada Sabtu pagi. Dampak ini menjadi pemicu langsung bagi gelombang likuidasi besar di pasar perdagangan kripto margin dan futures dengan nilai lebih dari 19 miliar dolar terhapus dalam 24 jam dan lebih dari 1,6 juta trader terdampak. Coinglass, penyedia data pasar kripto, menggambarkan peristiwa ini sebagai likuidasi terbesar dalam sejarah crypto, dengan lebih dari 7 miliar dolar posisi terjual habis hanya dalam satu jam. Namun, angka sebenarnya mungkin lebih besar karena keterbatasan pelaporan real-time dari beberapa bursa. Binance, bursa terbesar, hanya melaporkan satu perintah likuidasi per detik. Para ahli dan pelaku pasar menyatakan bahwa situasi ini merupakan ‘black swan event’ yang dipicu oleh kombinasi risiko geopolitik dan tingginya leverage di pasar kripto, terutama dari institutional traders yang menggunakan kontrak perpetual futures tanpa tenggat waktu. Mereka juga memperingatkan bahwa jika Bitcoin turun di bawah level support 100.000 dolar, siklus bullish tiga tahun terakhir bisa berakhir. Selain berdampak pada kripto, ketegangan perdagangan antara AS dan China ini juga menimbulkan tekanan di pasar saham, minyak, dan aset berisiko lainnya, sementara investor mencari perlindungan di aset safe haven seperti obligasi pemerintah AS dan emas. Para trader dan investor dianjurkan untuk waspada dan memperhatikan sinyal rebound di pasar kripto yang telah disaring.

Analisis Ahli

Brian Strugats
Sebagian besar trader besar dan institusi terkena likuidasi besar akibat leverage di perpindahan pasar yang tiba-tiba.
Caroline Mauron
Level support Bitcoin di USD 100.000 sangat krusial, jika jatuh akan menandai berhentinya siklus bullish selama tiga tahun.
Ravi Doshi
Pasar koreksi karena ketegangan dagang AS-China, yang menyebabkan lonjakan permintaan proteksi downside di derivatif.
David Jeong
Pasar mengalami 'black swan event' karena volatilitas yang tak terduga dan desain leverage perpetual futures yang berisiko.
Vincent Liu
Rout ini disebabkan ketakutan terhadap tarif dan juga over-leverage institusional, menunjukkan keterikatan kripto dengan kondisi makroekonomi.