Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Penemuan Sesar Aktif di Semarang Ungkap Potensi Gempa Lebih Kuat

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (5mo ago) climate-and-environment (5mo ago)
12 Okt 2025
227 dibaca
2 menit
Penemuan Sesar Aktif di Semarang Ungkap Potensi Gempa Lebih Kuat

Rangkuman 15 Detik

Temuan sesar aktif di Semarang menunjukkan potensi gempa bumi yang perlu diwaspadai.
Penelitian ini dapat membantu dalam mitigasi bencana dan perencanaan tata ruang.
Eksplorasi lebih lanjut diperlukan untuk memahami struktur dan aktivitas seismik di kawasan tersebut.
Tim riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan potensi sesar aktif di wilayah Semarang dan sekitarnya melalui ekspedisi geologi darat pada Mei 2025. Penelitian ini dilakukan untuk mengenali dan memahami fitur geologi aktif yang dapat memicu gempa bumi di masa depan. Dalam ekspedisi tersebut, tim mendokumentasikan keberadaan gawir sesar yang mencapai ketinggian hingga 4 meter di beberapa lokasi, termasuk Taman Makam Pahlawan, serta singkapan sesar aktif yang menunjukkan aktivitas geologi Holosen. Hal ini menandakan pergerakan tektonik masih berlangsung sampai sekarang. Zona penelitian meliputi Demak, Semarang, dan Kendal, dengan temuan paling menarik di kawasan Bendungan Juwero, di mana sesar aktif menunjukkan bukti nyata pergerakan kerak bumi selama ribuan tahun terakhir. Panjang patahan di utara Semarang juga lebih besar dibanding Sesar Lembang yang selama ini dikenal aktif. Ekspedisi lanjutan akan digelar pada Agustus 2025 dengan kegiatan pengambilan sampel ilmiah dan pemetaan lanjutan untuk menguatkan hasil riset serta persiapan publikasi ilmiah. Hasil riset ini diharapkan bisa menjadi dasar ilmiah bagi mitigasi bencana gempa dan perencanaan tata ruang wilayah yang sadar risiko. Dengan temuan tersebut, potensi gempa bumi di Semarang semakin mendapat perhatian serius. Upaya mitigasi dan edukasi risiko kepada masyarakat perlu ditingkatkan agar mereka lebih siap dan waspada menghadapi kemungkinan bencana alam di masa depan.

Analisis Ahli

Sonny Aribowo
Penemuan batuan dan endapan sebagai indikator sesar aktif menunjukkan bahwa wilayah Semarang memiliki risiko seismik yang signifikan, sehingga perlu survei lebih lanjut untuk memastikan segmentasi sesar dan potensi magnitudo gempa.