Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Analisa Valuasi dan Prospek Saham Glencore: Peluang atau Risiko Besar?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
12 Okt 2025
96 dibaca
2 menit
Analisa Valuasi dan Prospek Saham Glencore: Peluang atau Risiko Besar?

AI summary

Saham Glencore mengalami kenaikan 14% dalam sebulan terakhir, tetapi turun 16% dalam setahun.
Analisis DCF menunjukkan bahwa saham Glencore mungkin overvalued sebesar 38.4%.
Rasio P/S Glencore yang rendah dapat menarik perhatian investor yang mencari nilai.
Glencore, raksasa di sektor komoditas, mengalami fluktuasi harga saham yang cukup menarik dalam waktu dekat. Dalam sebulan terakhir, harga saham naik 14%, tetapi jika dilihat dalam kurun waktu satu tahun, harga saham mengalami penurunan sebesar 16,1%. Namun, jika investor melihat dalam jangka waktu lima tahun, Glencore memberikan pengembalian yang sangat baik sebesar 170,6%, yang menunjukkan keuntungan bagi pemegang saham jangka panjang.Pergerakan harga ini dipengaruhi oleh perubahan yang terjadi dalam rantai pasokan global serta permintaan komoditas utama yang terus berubah. Para investor saat ini masih menimbang keuntungan dan resiko yang ada ketika berinvestasi pada perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan komoditas seperti Glencore, yang dikenal memiliki volatilitas harga yang tinggi.Untuk memutuskan apakah saham Glencore saat ini undervalued atau overvalued, metode Discounted Cash Flow (DCF) digunakan dengan melihat proyeksi arus kas masa depan perusahaan. Hasilnya menunjukkan bahwa Glencore saat ini diperdagangkan dengan harga 38,4% lebih mahal dibanding nilai intrinsik yang dihitung, yang berarti saham ini overvalued menurut model DCF.Selain itu, rasio Harga terhadap Penjualan (P/S) Glencore jauh lebih rendah daripada rata-rata industri, yaitu hanya 0,24x, dibandingkan rata-rata industri sebesar 2,53x. Namun jika menggunakan metrik P/S Fair Ratio dari Simply Wall St, saham ini diperdagangkan cukup mendekati nilai wajar dengan rasio 0,82x, sehingga pemahaman nilai wajar saham Glencore tidak bisa hanya mengandalkan satu metode saja.Pendekatan baru bernama Narrative memperkenalkan cara yang lebih fleksibel untuk investor menilai saham berdasarkan asumsi pribadi tentang masa depan Glencore. Melalui Narrative, investor dapat melihat bagaimana perubahan keyakinan terkait permintaan logam atau tantangan profit mempengaruhi nilai saham, sehingga bisa membuat keputusan investasi lebih bijak sesuai dengan profil risiko mereka.

Experts Analysis

Aswath Damodaran
Dalam industri komoditas yang sangat siklikal, valuasi berbasis pendapatan kotor seperti Price-to-Sales sering lebih relevan daripada profitabilitas yang fluktuatif; oleh karena itu, pendekatan konservatif sangat diperlukan.
Jim Cramer
Investor harus berhati-hati dengan saham seperti Glencore yang menunjukkan peluang dan risiko besar, terutama karena volatilitas harga komoditas dapat memengaruhi hasil anjlok tiba-tiba.
Editorial Note
Meskipun valuasi DCF menunjukkan saham Glencore overvalued, pendekatan Price-to-Sales yang lebih stabil dalam industri komoditas memperlihatkan bahwa saham ini masih berada dekat nilai wajar. Investor yang mempertimbangkan risiko dan volatilitas pasar sebaiknya menggunakan Narrative untuk menyesuaikan strategi investasi dengan dinamika pasar yang cepat berubah.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.