Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ketegangan Perang Dagang Bikin Harga Bitcoin dan Pasar Saham Turun Tajam

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
10 Okt 2025
100 dibaca
2 menit
Ketegangan Perang Dagang Bikin Harga Bitcoin dan Pasar Saham Turun Tajam

Rangkuman 15 Detik

Ketegangan perdagangan antara AS dan Cina memengaruhi pasar kripto secara signifikan.
Bitcoin mengalami volatilitas tinggi, dengan penurunan harga setelah mencapai rekor tertinggi.
Emas kembali dipandang sebagai aset pelindung risiko di tengah ketidakpastian pasar.
Harga bitcoin mencapai rekor tertinggi lebih dari 126,000 dolar AS dalam beberapa hari lalu, tetapi kenaikan ini tidak berlanjut karena ketegangan baru dalam perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Presiden Donald Trump mengumumkan rencana untuk menaikkan tarif besar-besaran terhadap barang-barang impor dari China sebagai balasan atas kebijakan China yang membatasi ekspor logam tanah jarang. Kebijakan ini menimbulkan kekhawatiran investor terhadap stabilitas pasar keuangan global. Akibat pengumuman tarif ini, harga bitcoin turun drastis hingga ke bawah 119,000 dolar AS dari level 122,000 dolar AS sebelumnya. Selain bitcoin, aset kripto lain seperti ether, solana, dan XRP juga mengalami penurunan harga secara cepat. Penurunan harga kripto juga berdampak pada saham perusahaan yang terkait dengan sektor tersebut, seperti Circle, Robinhood, Coinbase, dan MicroStrategy yang masing-masing turun beberapa persen. Dampak dari ketegangan perdagangan ini juga menyebar ke pasar tradisional. Indeks saham utama di Amerika Serikat seperti S&P 500 dan Nasdaq mencatat penurunan masing-masing 1,6% dan 1,3%. Selain itu, harga minyak mentah jenis WTI jatuh hampir 4%, mencapai level terendah sejak awal Mei, sementara emas justru menguat lebih dari 1%, menembus harga 4,000 dolar AS per ons sebagai aset keamanan yang lebih dipercaya investor pada saat kondisi pasar tidak pasti. Bitcoin, meskipun sempat mencapai harga tertinggi baru, mengalami penurunan sekitar 6% dari puncak tersebut dalam empat hari terakhir. Hal ini menegaskan bahwa pasar kripto masih sangat sensitif terhadap berita geopolitik dan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan perdagangan dan ekonomi global. Emas kembali menjadi pilihan utama bagi para investor yang mencari keamanan investasi di tengah ketegangan pasar. Ke depan, ketidakpastian dari perang dagang AS-China diperkirakan masih akan menimbulkan volatilitas pasar keuangan termasuk aset kripto. Para investor disarankan untuk berhati-hati dan memperhatikan perkembangan kebijakan terkait. Perubahan harga secara signifikan kemungkinan akan terus terjadi, sementara sentimen pasar akan tetap fluktuatif hingga ada kepastian lebih lanjut mengenai hubungan dagang kedua negara.

Analisis Ahli

Nouriel Roubini
Ketegangan geopolitik seperti perang dagang akan memperparah volatilitas pasar, memaksa investor mencari aset dengan risiko rendah.
Andreas Antonopoulos
Meskipun kontraksi pasar sementara, fundamental jangka panjang bitcoin tetap kuat sebagai aset desentralisasi dan lindung nilai terhadap inflasi.