AI summary
Pengumuman tarif oleh Trump menyebabkan krisis besar di pasar kripto. Bitcoin dan banyak altcoin mengalami penurunan harga yang signifikan dalam waktu singkat. Pasar crypto mengalami likuidasi besar dengan lebih dari $7 miliar hilang akibat penurunan harga. Pada hari Jumat, pasar aset kripto mengalami kejatuhan tajam setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana penerapan tarif tambahan 100% terhadap barang-barang impor dari China. Pengumuman ini menjadi respons atas tindakan China yang memberlakukan kontrol ekspor terhadap logam tanah jarang, yang sangat penting bagi industri teknologi.Harga Bitcoin yang sebelum pengumuman sudah melemah di angka sekitar 117.000 dolar langsung jatuh di bawah 110.000 dolar dengan penurunan sekitar 12% dalam 24 jam terakhir. Ether dan beberapa altcoin besar seperti XRP, Solana, dan Dogecoin mengalami penurunan lebih tajam, bahkan mencapai 16-30%. Token lain seperti Cardano, Chainlink, dan Aave merosot hingga 40%.Dampak dari kejatuhan ini sangat besar, dengan lebih dari 7 miliar dolar mengalami likuidasi akibat para trader melakukan taruhan pada kenaikan harga yang gagal. Para analis dan pelaku pasar membandingkan gerakan ini dengan crash pasar yang terjadi saat pandemi Covid-19 pada Maret 2020, dengan tingkat volatilitas ekstrem dan tekanan jual yang sangat tinggi.Pengumuman tarif ini juga disertai dengan rencana pengenaan kontrol ekspor untuk perangkat lunak kritikal mulai 1 November, yang menambah ketegangan geopolitik dan memperkuat ketidakpastian pasar. Reaksi pasar yang cepat dan keras menunjukkan bahwa sentimen investor terhadap ketegangan dagang ini sangat negatif dan berlebihan.Para ahli memperkirakan bahwa pasar kripto akan terus mengalami fluktuasi yang tinggi dan potensi koreksi lebih jauh jika ketegangan antara AS dan China tidak mereda. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi investor untuk selalu waspada terhadap risiko dan dampak geopolitik yang bisa menyebabkan perubahan tajam di pasar kripto.
Kebijakan tarif yang tiba-tiba sangat mengganggu pasar keuangan global, khususnya aset kripto yang memang sangat sensitif terhadap sentimen geopolitik dan ekonomi. Peristiwa ini menunjukkan bahwa pasar kripto masih sangat rentan terhadap faktor eksternal dan belum sepenuhnya stabil sebagai aset investasi jangka panjang.