Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inovasi Pembangkit Listrik Arus Air dengan Teknologi Kites Bawah Laut

Sains
Iklim dan Lingkungan
InterestingEngineering InterestingEngineering
11 Okt 2025
133 dibaca
2 menit
Inovasi Pembangkit Listrik Arus Air dengan Teknologi Kites Bawah Laut

Rangkuman 15 Detik

Proyek cableKites adalah inovasi dalam energi terbarukan yang menggunakan teknologi kabel dan layang-layang.
Pengujian prototipe menunjukkan bahwa sistem ini dapat berfungsi secara efektif di arus air.
Teknologi ini berpotensi untuk berkontribusi signifikan terhadap transisi energi di Eropa.
Para peneliti di Jerman mengembangkan sebuah teknologi baru untuk pembangkit listrik tenaga pasang surut yang menggunakan kites kecil yang melekat pada kabel yang berputar di bawah air. Sistem ini mirip dengan ski lift yang biasa ditemukan di pegunungan, namun beroperasi sepenuhnya di bawah permukaan air sehingga memanfaatkan arus air untuk menghasilkan energi listrik. Konsep inovatif ini dikembangkan oleh tim dari Munich University of Applied Sciences bekerja sama dengan Technical University of Munich dan perusahaan pembuat ski lift, enrope GmbH. Prototipe pertama diuji di Kanal Middle Isar di dekat Landshut dengan kondisi arus air yang stabil, menunjukkan bahwa alat ini mampu bekerja secara efisien dengan stabilitas kites yang terjaga. Alat yang diuji memiliki berat sekitar 220 lbs dan panjang 59 kaki yang secara teknis dapat langsung digunakan untuk menggerakkan kabel yang terhubung ke generator di kedua ujungnya. Kites tersebut dapat bergerak dengan kecepatan hingga 1,5 meter per detik di dalam air, sehingga menghasilkan energi yang mampu menggerakkan generator listrik. Salah satu keunggulan utama dari teknologi ini adalah ukuran kecil kites yang tetap mampu menghasilkan energi besar karena air memiliki kerapatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan udara. Ini menjadikan sistem lebih compact dan hemat biaya produksi. Kites pada prototipe saat ini berukuran sekitar 39 inci dan diperkirakan akan dibuat lebih besar pada skala produksi massal. Para peneliti menyimpulkan bahwa teknologi ini telah terbukti layak secara teknis dan berpotensi menjadi salah satu solusi kunci dalam transisi energi Eropa. Teknologi ini diharapkan dapat berkontribusi pada target produksi energi hijau yang direncanakan menghasilkan 40 gigawatt-jam per tahun pada tahun 2050.

Analisis Ahli

Robert Meier-Staude
Teknologi kites underwater bisa mengubah cara kita memandang pemanfaatan energi dari arus air dengan desain yang stabil dan efisien yang dapat diaplikasikan dalam kondisi nyata.