Inovasi Energi Gelombang Bawah Laut Sympony Wave Siap Dipasang 2026
Sains
Iklim dan Lingkungan
20 Okt 2025
245 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Symphony Wave Power telah mencapai tonggak penting dengan menyelesaikan pengujian kering untuk konverter energi gelombang.
Teknologi ini menawarkan efisiensi tinggi dan dampak lingkungan yang rendah.
Kerjasama dengan ONE-Dyas menunjukkan komitmen untuk mengembangkan energi terbarukan di laut.
Sebuah perusahaan energi dari Belanda, Symphony Wave Power, telah berhasil melakukan uji coba kering terhadap teknologi inovatif mereka untuk mengubah tekanan gelombang laut menjadi listrik yang ramah lingkungan. Teknologi ini akan memasuki tahap pengujian nyata di laut pada tahun 2026.
Peralatan yang mereka ciptakan adalah sebuah alat bawah laut yang disebut point absorber. Alat ini terdiri dari inti tetap yang ditambatkan di dasar laut dan sebuah hull yang bergerak naik turun sesuai gelombang yang lewat, dengan membran karet fleksibel di antaranya untuk memindahkan energi menjadi listrik.
Sistem ini menonjol karena dapat merespons gelombang dari segala arah dan menghasilkan listrik dengan efisiensi hingga 500 persen lebih baik dibanding desain tradisional, berkat penyetelan internal yang menangkap ritme gelombang dengan sempurna.
Selain efisien, alat ini juga ramah lingkungan dan hemat biaya karena hanya memiliki dua bagian yang bergerak dan terbuat dari bahan yang dapat didaur ulang. Instalasinya mudah dengan dampak minimal terhadap dasar laut dan perawatannya pun sangat sedikit.
Symphony Wave Power berencana menghubungkan hingga 60 unit alat ini menjadi klaster pembangkit listrik bawah laut sehingga mampu menghasilkan sekitar 6 megawatt listrik untuk memenuhi kebutuhan pulau terpencil, fasilitas lepas pantai, dan jaringan listrik pesisir. Mereka juga berkolaborasi dengan ONE-Dyas untuk mempercepat uji coba laut di Laut Utara Belanda.
Analisis Ahli
Dr. Hendrikus van der Meer, Pakar Energi Laut
Pengembangan sistem resonansi yang disesuaikan dengan frekuensi gelombang adalah pendekatan cerdas yang dapat meningkatkan efisiensi konversi energi secara drastis, memberikan potensi besar untuk energi laut yang berkelanjutan.Prof. Anika Jansen, Ahli Teknik Kelautan
Penggunaan membran fleksibel dan komponen yang minim bergerak adalah strategi inovatif yang akan mengurangi perawatan dan kerusakan akibat korosi di lingkungan laut yang keras.

