TLDR
Minesto berhasil meningkatkan output daya sistem Dragon 12 sesuai dengan prediksi kinerja. Proyek Dragon Farm di Faroe Islands bertujuan untuk memanfaatkan energi tidal secara komersial. Teknologi kite Minesto menawarkan solusi yang efisien dan ramah lingkungan untuk menghasilkan energi terbarukan. Minesto adalah perusahaan Swedia yang mengembangkan teknologi energi pasang surut unik melalui sistem yang disebut Dragon 12. Sistem ini menggunakan layang-layang bawah laut yang dapat menghasilkan listrik dengan efisiensi tinggi menggunakan arus pasang surut.Pada tahun 2024, Dragon 12 yang dipasang di Vestmannasund, Kepulauan Faroe, berhasil meningkatkan produksi listriknya sebesar 25 persen setelah dilakukan perpanjangan tether sepanjang 10 meter. Hasil ini sesuai dengan prediksi komputer yang sebelumnya dibuat oleh Minesto.Teknologi ini memungkinkan layang-layang bawah laut terbang dalam pola bergerak berbentuk angka delapan, sehingga menghasilkan tenaga yang konsisten bahkan dari arus air yang relatif lambat. Ini membuatnya menjadi solusi yang ringan, fleksibel, dan hemat biaya dibandingkan teknologi sejenis.Dragon 12 sekarang menjadi bagian awal dari proyek yang lebih besar, yakni Dragon Farm, dengan target kapasitas total 10 MW. Proyek ini mendapat validasi dari lembaga terpercaya seperti DNV dan mendukung tujuan Kepulauan Faroe untuk mendiversifikasi energi terbarukan mereka.Keberhasilan ini membuka peluang investasi dan kemitraan baru untuk memperluas penggunaan teknologi ini ke skala komersial. Dengan teknologi ini, masa depan energi pasang surut yang dapat diandalkan dan ramah lingkungan menjadi semakin nyata.