Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Blue Ocean Dorong Perdagangan Saham 24 Jam Lewat Tokenisasi Blockchain

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
YahooFinance YahooFinance
10 Okt 2025
34 dibaca
2 menit
Blue Ocean Dorong Perdagangan Saham 24 Jam Lewat Tokenisasi Blockchain

Rangkuman 15 Detik

Blue Ocean semakin berkomitmen pada tokenisasi aset untuk meningkatkan perdagangan saham.
Nasdaq berupaya untuk mengadopsi bentuk perdagangan saham yang lebih modern dengan token digital.
Tokenisasi bisa menjadi solusi untuk meningkatkan likuiditas di pasar keuangan, meskipun ada tantangan dan risiko yang harus dihadapi.
Blue Ocean adalah platform perdagangan saham alternatif yang sekarang mencoba teknologi tokenisasi berbasis blockchain untuk memperluas pasar saham AS. Tokenisasi memungkinkan aset keuangan seperti saham dan obligasi diubah menjadi token digital yang bisa diperdagangkan selama 24 jam. Token yang dihasilkan bisa disimpan di dompet kripto dan diperdagangkan langsung di blockchain, memberikan akses nonstop berbeda dengan pasar saham tradisional yang biasanya buka terbatas waktu. Ini meningkatkan likuiditas dan mempermudah akses pasar bagi investor. Nasdaq bahkan sudah mengajukan usulan ke SEC agar bursa saham bisa memperdagangkan produk dalam versi token digital, menunjukkan tren besar menuju digitalisasi di pasar modal. Namun, Blue Ocean pernah mengalami kendala teknis saat penurunan pasar tahun lalu yang memaksa mereka meningkatkan kapasitas teknologinya secara signifikan. Meskipun banyak yang mendukung penggunaan tokenisasi karena potensi keuntungannya, ada juga skeptisisme soal apakah teknologi blockchain lebih efisien daripada sistem elektronik yang sudah ada sekarang. Selain itu, risiko bagi pembeli token pihak ketiga yang dikelola oleh entitas luar seperti Kraken juga menjadi perhatian regulator. Dengan makin banyaknya perusahaan dan pemerintah yang mulai mengadopsi aset digital, masa depan pasar keuangan kemungkinan akan melibatkan lebih banyak tokenisasi. Namun, perlu pengawasan ketat agar risiko-risiko terkait keamanan dan kepercayaan bisa diminimalkan.

Analisis Ahli

Vitalik Buterin
Tokenisasi aset pada blockchain dapat merevolusi likuiditas dan akses pasar dengan transparansi yang lebih baik, tapi perlu desain protokol yang kuat untuk memitigasi risiko keamanan dan sentralisasi.
Christine Lagarde
Adopsi teknologi blockchain di sektor finansial harus dibarengi dengan regulasi yang kuat agar stabilitas sistem keuangan tetap terjaga tanpa menghambat inovasi.