Nasdaq Ajukan Perdagangan Saham Token di Blockchain untuk Masa Depan Pasar
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
08 Sep 2025
223 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Nasdaq berusaha memasukkan saham ke dalam blockchain untuk meningkatkan metode perdagangan.
SEC menunjuk tokenisasi sebagai prioritas utama untuk meningkatkan efisiensi pasar keuangan.
Perdagangan saham token memberikan hak penuh kepada pembeli, termasuk hak suara dan likuidasi.
Nasdaq mengajukan permohonan kepada SEC agar saham yang terdaftar bisa diperdagangkan sebagai token digital menggunakan teknologi blockchain. Ini berarti investor nantinya bisa memilih cara tradisional atau inovatif untuk membeli dan menjual saham tersebut.
Ini merupakan langkah besar bagi pasar modal tradisional yang biasanya menggunakan sistem sentralisasi, karena dengan tokenisasi, proses transaksi bisa lebih cepat dan transparan karena tercatat di digital ledger atau buku besar digital.
Pemegang token saham akan mendapat hak yang sama seperti pemegang saham biasa, seperti hak suara dan hak atas pembagian likuidasi, memastikan bahwa tidak ada perbedaan dalam hak investor meski metodenya baru.
Nasdaq bekerja sama dengan Depository Trust Company untuk mempersiapkan infrastruktur dan proses kliring agar perdagangan token saham dapat berjalan dengan lancar dan aman, sesuai peraturan yang berlaku.
Dukungan SEC dan Ketua Paul Atkins menunjukkan bahwa regulasi mulai membuka jalan bagi inovasi blockchain di pasar keuangan, yang bisa memperbarui cara aset diperjualbelikan di masa depan.
Analisis Ahli
Paul Atkins
Tokenisasi menandai evolusi besar di pasar sekuritas, memungkinkan metode baru dalam penerbitan, perdagangan, dan kepemilikan aset.Tal Cohen
Integrasi teknologi blockchain ke dalam pasar modal dapat membawa manfaat signifikan bagi efisiensi dan kepercayaan pasar.