Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Balas Dendam Larang Chip AS, Tegakkan Kemandirian Teknologi Lokal

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (5mo ago) cyber-security (5mo ago)
10 Okt 2025
134 dibaca
2 menit
China Balas Dendam Larang Chip AS, Tegakkan Kemandirian Teknologi Lokal

Rangkuman 15 Detik

Kebijakan pemblokiran chip AS berdampak pada hubungan perdagangan dengan China.
China mengambil langkah-langkah untuk membalas kebijakan tersebut dengan melarang chip Nvidia.
Tujuan utama China adalah untuk meningkatkan kemandirian dalam teknologi dan mengurangi ketergantungan pada AS.
Amerika Serikat (AS) memberlakukan kebijakan pemblokiran penjualan chip dan alat pembuat chip ke China dalam upaya membatasi teknologi dari negeri tersebut. Namun, kebijakan AS ini berbalik berdampak negatif pada pihaknya sendiri karena China kini mengambil langkah balasan yang lebih ketat. Pemerintah China mengimbau para perusahaan teknologi besar seperti ByteDance dan Alibaba untuk mengurangi atau bahkan membatalkan pemesanan chip buatan Nvidia asal AS. Regulasi juga dikeluarkan oleh Cyberspace Administration of China untuk melarang pengujian dan pemesanan produk chip Nvidia mulai September 2025. Selain itu, pemerintah China memobilisasi tim bea cukai di pelabuhan utama untuk melakukan pemeriksaan ketat terhadap pengiriman chip. Ini bertujuan memastikan perusahaan lokal mematuhi instruksi pembatalan pembelian chip Nvidia, sekaligus memperkuat kontrol atas teknologi yang masuk ke dalam negeri. Langkah-langkah ini menunjukkan upaya China meningkatkan kemandirian teknologi dengan memperkecil ketergantungan pada chip dan teknologi dari AS. Upaya tersebut juga mencerminkan persaingan dan ketegangan yang semakin tajam antara dua ekonomi terbesar dunia dalam bidang teknologi. Dampak dari kebijakan ini kemungkinan akan mempercepat pengembangan industri chip lokal China, tetapi juga dapat menimbulkan ketidakpastian dalam perdagangan teknologi global di masa depan, karena kedua negara nampak memilih strategi proteksionis demi kepentingan nasional masing-masing.

Analisis Ahli

Dr. Irwan Santoso (Analis Teknologi dan Kebijakan Publik)
Upaya China menegakkan inspeksi ketat dan mengurangi ketergantungan pada teknologi AS ini menandai era baru dalam persaingan teknologi global, di mana kedaulatan teknologi menjadi prioritas nasional setiap negara.
Prof. Amanda Lestari (Dosen Ekonomi dan Perdagangan Internasional)
Kebijakan AS dan reaksi dari China akan mempercepat perlombaan pengembangan teknologi dalam negeri, tetapi juga berpotensi merusak kerja sama internasional yang selama ini menopang stabilitas rantai pasok teknologi.