Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Perbandingan Saham The Trade Desk dan Lululemon: Mana Lebih Menjanjikan di 2025?

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (5mo ago) investment-and-capital-markets (5mo ago)
10 Okt 2025
237 dibaca
2 menit
Perbandingan Saham The Trade Desk dan Lululemon: Mana Lebih Menjanjikan di 2025?

Rangkuman 15 Detik

Saham Lululemon dan The Trade Desk mengalami penurunan yang signifikan di tahun 2025.
Kedua perusahaan menghadapi tantangan dari kompetisi dan faktor eksternal seperti tarif.
Meskipun Lululemon lebih stabil, The Trade Desk berpotensi memiliki pertumbuhan jangka panjang yang lebih baik.
Pada tahun 2025, dua saham di indeks S&P 500 yaitu The Trade Desk dan Lululemon mengalami penurunan harga saham lebih dari 50%. Penurunan ini menjadi perhatian karena indeks S&P 500 biasanya terdiri dari perusahaan besar dan stabil di Amerika Serikat. The Trade Desk, perusahaan teknologi periklanan, melaporkan perlambatan pertumbuhan dengan prediksi pendapatan kuartal ketiga 2025 hanya naik 14% dari tahun sebelumnya. Ini merupakan tingkat pertumbuhan terendah sejak masa pandemi dan di bawah kinerja pesaing seperti Meta Platforms. Lululemon yang bergerak di bidang pakaian olahraga juga menghadapi penurunan penjualan terutama di Amerika Utara, yang merupakan pasar terbesarnya. Selain itu, perusahaan juga mengalami dampak negatif dari tarif impor yang meningkatkan biaya produksi dan memangkas margin keuntungan. Meskipun Lululemon mengalami perlambatan, pendapatannya masih diperkirakan mencapai rekor tertinggi, dan penurunan laba per sahamnya masih relatif kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Sahamnya juga dipandang lebih murah berdasarkan rasio harga terhadap laba (PE ratio). Sementara itu, The Trade Desk berpotensi untuk pulih dan tumbuh jika platform AI barunya, Kokai, berhasil menarik lebih banyak pengguna meski awalnya kurang ramah pengguna. Pemilihan saham antara keduanya bergantung pada preferensi investor terhadap risiko dan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Analisis Ahli

Jon Quast (The Motley Fool Analyst)
Menyatakan bahwa walaupun Lululemon lebih aman saat ini, The Trade Desk berpotensi memberikan pertumbuhan lebih besar di masa depan berkat teknologi baru mereka.