Arthur Hayes: Siklus Tradisional Bitcoin Berakhir, Pasokan Uang Tinggi Dorong Kenaikan
Finansial
Mata Uang Kripto
10 Okt 2025
234 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Arthur Hayes percaya bahwa siklus harga Bitcoin yang tradisional telah berakhir.
Suplai uang yang meningkat dan pemotongan suku bunga diperkirakan akan menguntungkan Bitcoin dan aset kripto lainnya.
Para analis memiliki pandangan yang beragam mengenai perilaku Bitcoin di masa depan, terutama setelah pengesahan ETF Bitcoin.
Arthur Hayes, pengusaha crypto dan mantan CEO BitMEX, berpendapat bahwa siklus harga empat tahun Bitcoin yang selama ini dipercaya sudah tidak lagi relevan. Siklus tersebut biasanya menunjukkan harga Bitcoin mencapai puncak tahun setelah halving dan kemudian turun drastis. Namun, Hayes percaya bahwa perubahan kondisi ekonomi global akan membuat pola itu gagal.
Dalam tulisannya yang berjudul “Long Live the King,” Hayes menjelaskan bahwa Federal Reserve AS menurunkan suku bunga di tengah permintaan Presiden Donald Trump agar ekonomi AS berjalan lebih panas. Kebijakan ini akan meningkatkan jumlah uang beredar dan membuat dana murah berlimpah, yang mendorong aset berisiko seperti Bitcoin untuk naik nilai.
Para ahli memang masih berbeda pendapat soal arah harga Bitcoin setelah mencapai rekor tertinggi pada 2024 sebelum halving. Beberapa mengatakan harga Bitcoin sudah mencapai puncaknya dan akan turun, sementara yang lain percaya bahwa peningkatan likuiditas dan persetujuan ETF Bitcoin spot memicu tren baru yang berbeda dari siklus lama.
Menurut Gabe Selby dari CF Benchmarks, Bitcoin masih undervalued sebesar 20-50% jika dilihat dari kondisi likuiditas saat ini. Pelonggaran moneter yang diperkirakan akan terus berlangsung di berbagai negara maju akan memberikan dorongan positif pada harga Bitcoin meskipun volatilitas masih ada.
Namun, Adam McCarthy dari Kaiko menilai bahwa crypto masih terlalu muda untuk memiliki pola harga yang dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, investor harus tetap berhati-hati dan tidak mengandalkan sepenuhnya pada siklus historis ketika membuat keputusan investasi.
Analisis Ahli
Gabe Selby
Saat ini siklus Bitcoin masih undervalued 20–50%, dan pelonggaran moneter global akan mendukung kenaikan harga dalam jangka panjang meski ada volatilitas.Adam McCarthy
Crypto masih terlalu muda untuk memiliki pola siklus yang pasti, sehingga sulit memprediksi harga Bitcoin secara akurat dengan data historis saja.