Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kenapa Bitcoin Tertinggal di Balik Rekor Saham dan Emas Tahun Ini

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
09 Okt 2025
296 dibaca
2 menit
Kenapa Bitcoin Tertinggal di Balik Rekor Saham dan Emas Tahun Ini

Rangkuman 15 Detik

Bitcoin mengalami penurunan harga meskipun masih mendekati rekor tertingginya.
S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor tertinggi baru, menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan Bitcoin.
Analisis menyatakan bahwa Bitcoin mungkin akan terus berkinerja lebih buruk dibandingkan dengan emas dan indeks saham dalam waktu dekat.
Bitcoin sempat mencapai harga tertinggi baru di atas 125.000 dolar AS selama akhir pekan, namun kemudian mengalami penurunan sebesar 0,9% pada hari-hari berikutnya. Meskipun turun sedikit, harga Bitcoin masih naik sekitar 7,6% sejak bulan lalu dan 1,5% dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, indeks saham utama seperti S&P 500 dan Nasdaq 100 mencatatkan rekor tertinggi baik secara intraday maupun penutupan. Logam mulia juga menunjukkan performa yang sangat kuat, dengan harga emas naik melewati 4.000 dolar AS per ounce untuk pertama kalinya dan perak meroket melewati 51 dolar AS per ounce. Kenaikan ini jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga Bitcoin selama tahun ini yang sebesar 29% dari sekitar 94.000 dolar AS ke harga saat ini. Para analis dan pengguna platform prediksi pasar seperti Myriad menunjukkan mayoritas kepercayaan bahwa emas akan mengungguli Bitcoin dalam tahun ini. Sebanyak 68% peserta memprediksi emas akan mengalahkan Bitcoin di tahun 2025, mencerminkan sentimen pasar yang lebih condong ke aset tradisional yang dianggap lebih aman. Pidato ketua The Federal Reserve, Jerome Powell, pada konferensi bank komunitas di Washington D.C. berlangsung singkat dan tidak memberikan informasi baru terkait kebijakan moneter Federal Open Markets Committee (FOMC). Hal ini menyebabkan ketidakpastian di kalangan investor yang berharap mendapat petunjuk untuk memprediksi pergerakan pasar selanjutnya. Karena kurangnya sinyal kebijakan yang jelas dan tren harga Bitcoin yang menunjukkan pelemahan dibandingkan saham dan logam mulia, para analis menyarankan agar investor bersabar dan menunggu adanya pergeseran tren yang lebih jelas selama beberapa hari ke depan sebelum berharap Bitcoin dapat kembali mengungguli aset lain.

Analisis Ahli

Maartunn
Bitcoin terus menunjukkan kelemahan dibandingkan S&P, Nasdaq, dan logam mulia serta kemungkinan tren ini akan berlanjut. Saya ingin melihat perubahan tren yang berkelanjutan selama beberapa hari sebelum menganggap tren dua bulan ini berakhir.