Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Turun Karena Dolar Menguat Jelang Pidato Ketua Federal Reserve

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
09 Okt 2025
255 dibaca
2 menit
Bitcoin Turun Karena Dolar Menguat Jelang Pidato Ketua Federal Reserve

Rangkuman 15 Detik

Bitcoin mengalami penurunan harga yang signifikan karena penguatan dolar AS.
Pidato Jerome Powell diharapkan memberikan wawasan tentang kebijakan moneter di tengah ketidakpastian ekonomi.
Aliran masuk yang kuat ke ETF menunjukkan minat investor yang tinggi terhadap aset digital.
Harga Bitcoin turun lebih dari 1% pada hari Kamis, melewati level support penting dan memecahkan rata-rata bergerak sederhana 200 jam, yang menandakan tekanan jual meningkat di pasar crypto. Token besar lainnya seperti BNB dan ETH juga mengalami penurunan signifikan, membawa indeks CoinDesk 20 turun sekitar 1%. Dolar Amerika Serikat menguat ke angka tertinggi sejak awal Agustus, membuat aset yang dihitung dalam dolar seperti Bitcoin dan emas menjadi kurang menarik bagi investor global. Emas sendiri turun ke angka sekitar 4.000 dollar per ounce sebelum kembali naik sedikit. Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh pemantauan terhadap pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang akan memberikan indikasi kebijakan moneter berikutnya. Penutupan pemerintah AS yang sedang berlangsung membuat data ekonomi baru sulit diperoleh, sehingga menambah ketidakpastian pasar. Rapat Fed bulan September menunjukkan adanya kesepakatan untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin dengan kemungkinan lebih banyak pemotongan suku bunga pada akhir tahun, meskipun ada kekhawatiran tentang inflasi yang masih tinggi dan tanda-tanda pasar tenaga kerja melemah. Kondisi ini membuat pasar keuangan dan cryptocurrency rentan terhadap volatilitas sampai ada kejelasan lebih lanjut dari kebijakan moneter dan perkembangan ekonomi, termasuk hasil pidato Powell dan perkembangan penutupan pemerintah AS.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Penurunan harga Bitcoin adalah hal yang wajar dalam siklus pasar dan mencerminkan reaksi pasar terhadap faktor makroekonomi, tetapi kekuatan dasar teknologi blockchain masih kuat.
Mohamed El-Erian
Dolar yang menguat dan kebijakan moneter ekspansif Fed yang mulai dikurangi menciptakan ketidakpastian yang dapat menekan aset risiko seperti kripto dalam waktu dekat.