AI summary
Pernyataan hawkish dari Jerome Powell mengejutkan pasar dan menyebabkan penurunan harga bitcoin. Ketidakpastian akibat shutdown pemerintah dan kekosongan data ekonomi menciptakan volatilitas di pasar crypto. Ada harapan untuk perbaikan di pasar sebelum akhir tahun meskipun saat ini harga bitcoin mengalami penurunan. Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan pernyataan yang mengejutkan pasar dengan mengatakan bahwa pemotongan suku bunga pada Desember belum pasti, berbeda dari ekspektasi pasar yang sebelumnya mengantisipasi pemotongan tersebut. Hal ini membuat harga bitcoin dan pasar saham langsung turun tajam.Bitcoin langsung turun sekitar 2.000 USD dari harganya, kini berada di kisaran 109,600 USD, kehilangan sebagian besar keuntungan yang diraih minggu ini. Pasar saham juga berubah dari positif menjadi negatif setelah pernyataan Powell.Yield obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun naik ke 4,06%, sementara nilai tukar dolar menguat terhadap mata uang lain. Ini menunjukkan reaksi pasar yang signifikan terhadap sinyal hawkish Fed.Sebelumnya, The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, namun ada perbedaan pendapat di dalam bank sentral, dengan beberapa anggota memilih untuk tidak melakukan pemotongan. Shutdown pemerintah di AS juga menyebabkan tidak ada data ekonomi baru, sehingga kebijakan Fed menjadi semakin sulit diprediksi.Para analis mengatakan ketidakpastian ini akan membuat volatilitas harga bitcoin dan aset kripto lainnya meningkat hingga akhir tahun. Mereka melihat penurunan harga saat ini sebagai peluang untuk akumulasi jangka pendek sambil menunggu kondisi makro ekonomi yang lebih membaik.
Kebijakan moneternya yang ketat dengan komunikasi yang membingungkan membuat pasar sulit membaca arah selanjutnya, sehingga meningkatkan ketidakstabilan pada aset berisiko seperti bitcoin. Ini merupakan periode krusial yang menuntut kewaspadaan ekstra bagi para investor agar tidak panik namun tetap siap melakukan penyesuaian strategi.