Bitcoin Jatuh Jelang Pidato Powell, Pasar Kripto Bergolak Akibat Ketegangan AS-China
Finansial
Mata Uang Kripto
14 Okt 2025
174 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Harga Bitcoin dan pasar kripto mengalami volatilitas yang signifikan akibat ketegangan perdagangan.
Pernyataan Jerome Powell dapat mempengaruhi arah kebijakan moneter dan pasar aset berisiko.
Investor harus waspada terhadap risiko politik dan dampaknya terhadap pasar kripto.
Harga Bitcoin turun tajam di bawah 112.000 pada Selasa, mencapai 111.856, setelah trader bersiap menghadapi pidato penting Ketua Federal Reserve Jerome Powell terkait kebijakan moneter Amerika Serikat. Penurunan ini disertai dengan jatuhnya pasar cryptocurrency secara keseluruhan dengan kapitalisasi pasar turun 3,2% menjadi 3,8 triliun dolar AS.
Ethereum, BNB, dan XRP turut mengalami penurunan signifikan, masing-masing turun 4%, 10%, dan 5,5%. Kondisi pasar semakin tidak menentu akibat ketegangan perdagangan yang memburuk antara Amerika Serikat dan China, terutama setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana tarif 100% untuk semua barang impor China yang berlaku mulai 1 November.
Kebijakan baru tersebut memicu gejolak pasar global, menghapus lebih dari 125 miliar dolar AS dari nilai pasar kripto hanya dalam beberapa jam. Meskipun Trump kemudian meredakan nada ucapannya tentang China, pasar tetap cemas dan siap menghadapi fluktuasi besar di masa depan.
Analis pasar menggarisbawahi pentingnya pidato Jerome Powell yang dijadwalkan di NABE Annual Meeting di Philadelphia. Pidato ini diperkirakan akan mempengaruhi sentimen pasar terkait prospek pemotongan suku bunga Fed dan kemungkinan stabilisasi harga aset berisiko seperti cryptocurrency.
Beberapa ahli juga menyoroti bahwa aksi likuidasi besar-besaran dalam pasar kripto bisa menjadi mekanisme penyaringan posisi yang lemah, sehingga proyek-proyek dengan nilai dan penggunaan nyata seperti Zcash dan Umbra tetap bertahan dan menarik perhatian investor di tengah volatilitas.
Analisis Ahli
Lukman Otunuga
Investor sangat sensitif terhadap risiko politik dan ketidakpastian perdagangan, sehingga ketegangan AS-China dan shutdown pemerintah AS membuat pasar tetap gelisah.Kevin Lee
Tekanan jual akan tetap ada dalam jangka pendek karena risiko geopolitik dan tarif yang membebani sentimen, dengan pemotongan suku bunga Fed sebagai titik balik potensial.Yannik Schrade
Likuidasi besar-besaran yang terjadi seperti $19 miliar akhir pekan lalu bertindak sebagai filter pasar, menyingkirkan posisi leveraj lemah dan mendorong fokus pada proyek yang didukung utilitas nyata.