Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

SpaceX Dapat Kontrak Rp11 Triliun, Hubungan Elon Musk dan Pemerintah AS Membaik

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
CNBCIndonesia CNBCIndonesia
09 Okt 2025
301 dibaca
2 menit
SpaceX Dapat Kontrak Rp11 Triliun, Hubungan Elon Musk dan Pemerintah AS Membaik

Rangkuman 15 Detik

SpaceX menerima kontrak besar dari pemerintah AS senilai US$714 juta.
Hubungan bisnis antara Elon Musk dan pemerintah AS menunjukkan tanda-tanda perbaikan meskipun ada ketegangan sebelumnya.
Blue Origin harus menunggu hingga tahun fiskal 2027 untuk mendapatkan peluang misi luar angkasa.
Pemerintah Amerika Serikat memberikan kontrak senilai Rp 11.92 triliun (US$714 juta) kepada perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, untuk proyek peluncuran luar angkasa yang penting. Ini terjadi meskipun sebelumnya hubungan antara Musk dan Presiden Donald Trump sempat memanas karena perbedaan pandangan politik dan kebijakan fiskal. Kontrak ini merupakan bagian dari Program Peluncuran Luar Angkasa Keamanan Nasional (NSSL) yang melibatkan beberapa perusahaan luar angkasa besar. Selain SpaceX, United Launch Alliance juga mendapat kontrak untuk dua misi tersisa senilai Rp 7.15 triliun (US$428 juta) . Program ini direncanakan berjalan dari tahun 2027 hingga 2032 dengan nilai total proyek mencapai Rp 225.45 triliun (US$13,5 miliar) . Misi yang akan dilakukan SpaceX meliputi peluncuran satelit komunikasi, tiga muatan rahasia, dan satu satelit pengintai yang semua diperkirakan akan dilakukan pada tahun 2027. Blue Origin, perusahaan milik Jeff Bezos, belum mendapatkan tugas dalam siklus ini karena roket mereka, New Glenn, belum menerima sertifikasi dari NSSL. Meskipun Blue Origin belum mendapatkan kontrak dalam siklus saat ini, mereka berpeluang ikut serta pada tahun fiskal 2027, terutama berkaitan dengan misi NASA yang sedang direncanakan ke Mars. Misi Mars ini sebelumnya sempat tertunda namun kemungkinan akan diluncurkan dalam waktu dekat. Situasi ini menunjukkan bagaimana bisnis luar angkasa di Amerika Serikat berkembang dengan cepat meski ada dinamika politik di antara tokoh dan perusahaan besar. Kepercayaan pemerintah AS terhadap SpaceX menunjukkan pentingnya inovasi teknologi dalam menjaga keamanan nasional dan ekspansi luar angkasa.

Analisis Ahli

Elon Musk
Fokus pada inovasi dan efisiensi peluncuran satelit adalah kunci untuk terobosan dalam eksplorasi luar angkasa dan keamanan nasional.
Jeff Bezos
Sertifikasi roket adalah langkah penting sebelum Blue Origin bisa mengambil peran besar dalam misi-misi pemerintah AS, yang menunjukkan pentingnya regulasi dalam industri luar angkasa.