TLDR
Animoca Brands berencana untuk go public sebagai langkah untuk meningkatkan aksesibilitas bagi investor tradisional. Kehadiran sebagai perusahaan publik membantu membangun kepercayaan di pasar kripto. Yat Siu menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas di dunia kripto melalui status publik. Animoca Brands, perusahaan yang dikenal luas di dunia Web3, NFT, dan DeFi, telah mengonfirmasi rencana untuk kembali menjadi perusahaan publik. Setelah sebelumnya delisting dari Bursa Saham Australia pada tahun 2020, kini mereka ingin memanfaatkan momentum tren blockchain yang mulai diadopsi oleh lebih banyak perusahaan.Kepala pendiri Animoca Brands, Yat Siu, menyatakan bahwa tujuan utama go public bukan sekadar mengumpulkan dana, melainkan juga membangun kepercayaan dan reputasi di kalangan investor tradisional dan institusional. Mereka ingin menjadi jembatan yang membantu mempertemukan dunia crypto yang volatile dengan dunia finansial konvensional.Perusahaan ini telah menerima banyak permintaan dari ribuan investor ritel yang ingin ikut serta dalam perjalanan mereka menjadi perusahaan publik. Hal ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap pertumbuhan dan perkembangan teknologi blockchain serta peluang investasi yang mereka tawarkan.Siu menekankan bahwa menjadi perusahaan publik berarti memiliki audit keuangan yang transparan, manajemen dan dewan independen, serta kepatuhan terhadap regulasi yang ketat. Ini sangat penting agar investor tradisional merasa aman berinvestasi tanpa harus langsung membeli aset digital yang rawan volatilitas.Animoca Brands juga menjelaskan bahwa blockchain protokol besar seperti Ethereum tidak akan menjadi perusahaan publik, melainkan perusahaan yang mengelola aset digital dan treasury menjadi kendaraan institusional bagi investor dunia tradisional untuk dapat berpartisipasi secara aman dan jelas.