Web3 Perlu Kejutan Besar Seperti Pandemi untuk Bangkit Lagi, Kata Animoca
Finansial
Mata Uang Kripto
23 Okt 2025
99 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan Web3 akan terjadi ketika pengguna tidak lagi terfokus pada labelnya.
Banyak token ekonomi gagal karena pemikiran jangka pendek dan fokus pada pengembalian investasi.
Gelombang berikutnya dari adopsi Web3 mungkin memerlukan stimulasi serupa dengan pandemi COVID-19.
Web3 gaming sempat naik daun saat pandemi COVID-19 di tahun 2020–2021 karena banyak orang mencari sumber penghasilan alternatif di masa sulit. Game seperti Axie Infinity menjadi sangat populer karena memungkinkan pemain mendapatkan penghasilan melalui bermain game. Namun, setelah pandemi mereda, minat dan keterlibatan pengguna mulai menurun drastis, membuat banyak proyek gagal memenuhi harapan.
Mohamed Ezeldin dari Animoca Brands menjelaskan bahwa pertumbuhan besar berikutnya untuk Web3 tidak hanya bergantung pada gaming saja. Infrastruktur pendukung seperti dompet digital, interoperabilitas antar platform, dan ekosistem lebih luas menjadi kunci agar teknologi ini benar-benar mainstream dan bisa diterima masyarakat luas tanpa terlalu fokus pada label atau jargon Web3.
Salah satu masalah utama yang sering muncul dalam proyek Web3 adalah fokus berlebihan pada keuntungan cepat (short-term ROI) yang membuat ekonominya tidak sehat dan mudah gagal. Sebaliknya, ada kebutuhan mendalam untuk membangun nilai dan kepemilikan digital yang nyata, dimana pengguna benar-benar merasa menjadi bagian dari komunitas dan memiliki aset digital mereka.
Ezeldin juga memprediksi bahwa gelombang besar pertumbuhan Web3 selanjutnya mungkin baru akan terjadi jika ada gangguan global yang besar, mirip dengan efek pandemi COVID-19, atau kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan. Hal ini karena perubahan besar sulit diterima oleh orang banyak kecuali ada kondisi mendesak yang memaksa mereka beradaptasi.
Selain pandangannya tentang masa depan Web3 gaming, Animoca Brands juga sedang bekerja sama dengan Standard Chartered untuk mengembangkan stablecoin di Hong Kong, dan fokus pada bagaimana teknologi blockchain dapat membantu sistem pendidikan lewat kemitraan yang tepat, memperlihatkan usaha mengembangkan ekosistem yang berkelanjutan dan punya dampak sosial positif.
Analisis Ahli
Balaji Srinivasan
Web3 akan merevolusi kepemilikan dan tata kelola digital, tapi pertumbuhan organik yang stabil jauh lebih penting daripada ledakan cepat yang didorong hype saja.Vitalik Buterin
Interoperabilitas dan edukasi pengguna menjadi kunci untuk adaptasi masif Web3 di masa depan agar dapat menjangkau pengguna non-teknis.