Teknologi Baru Permukaan Pelindung Sel Surya Perovskit Anorganik Meningkatkan Efisiensi dan Daya Tahan
Sains
Fisika dan Kimia
08 Okt 2025
223 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengembangan sel surya perovskite dapat meningkatkan efisiensi energi terbarukan.
Lapisan pelindung yang baru dapat mengatasi masalah degradasi pada perovskite.
Minimodul menunjukkan potensi untuk komersialisasi teknologi sel surya perovskite.
Para peneliti di Kaunas University of Technology di Lithuania berhasil mengatasi masalah utama yang membatasi sel surya perovskit anorganik, yaitu kerusakan cepat akibat faktor lingkungan seperti kelembaban dan suhu tinggi. Mereka menciptakan lapisan pelindung 2D yang kuat dan tahan lama dengan bahan khusus.
Sebelumnya, lapisan pelindung dengan teknik passivasi menggunakan lapisan 2D berhasil untuk perovskit hibrida, tetapi sulit diterapkan untuk perovskit anorganik karena lapisan tersebut tidak menempel dengan baik. Tim KTU memecahkan masalah ini dengan menggunakan kation amonium yang dimodifikasi dengan fluor, sehingga lapisan bisa menempel dengan kuat.
Hasilnya, sel surya perovskit anorganik yang dibuat mencapai efisiensi lebih dari 21 persen pada skala kecil dan hampir 20 persen untuk mini-modul yang lebih besar. Ini merupakan catatan efisiensi tinggi yang menunjukkan potensi besar untuk penggunaan praktis.
Mini-modul perovskit dengan area aktif yang jauh lebih besar berhasil bertahan selama lebih dari 950 jam pada suhu 85°C di bawah paparan cahaya kontinu. Tingkat ketahanan seperti ini mendekati standar yang diperlukan untuk panel surya komersial berbasis silikon.
Penemuan ini membawa teknologi panel surya perovskit lebih dekat ke pasar komersial dan membuka opsi baru untuk teknologi energi surya yang lebih murah, ringan, dan fleksibel dibandingkan teknologi yang sudah ada saat ini.
Analisis Ahli
Dr Michael Grätzel
Teknologi pelapisan perfluorinasi ini merupakan langkah penting dalam mengamankan stabilitas jangka panjang perovskit anorganik, membuka jalan bagi aplikasi skala besar yang sebelumnya sulit dicapai.Prof. Nam-Gyu Park
Pendekatan inovatif ini memecahkan masalah adhesi yang telah lama menghambat pengembangan perovskit anorganik, sehingga teknologi surya bisa semakin efisien dan tahan lama.

