Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Melangkah Menuju Aset Cadangan Bank Sentral di Tahun 2030

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
07 Okt 2025
233 dibaca
1 menit
Bitcoin Melangkah Menuju Aset Cadangan Bank Sentral di Tahun 2030

Rangkuman 15 Detik

Bitcoin semakin dianggap sebagai alternatif untuk aset cadangan bank sentral.
Permintaan untuk Bitcoin dan emas meningkat di kalangan institusi dan perusahaan.
Volatilitas Bitcoin yang menurun membuatnya lebih menarik bagi investor jangka panjang.
Bitcoin semakin dipandang sebagai aset yang bisa menjadi bagian dari cadangan bank sentral karena volatilitasnya yang menurun dan pasokan yang terbatas. Deutsche Bank mengungkapkan bahwa tren ini membuat Bitcoin seperti versi digital emas modern. Permintaan terhadap Bitcoin naik bersamaan dengan emas, terutama dari institusi dan perusahaan yang mencari alternatif untuk dolar AS. Bahkan, harga Bitcoin sempat menyentuh rekor tertinggi Rp 2.09 juta ($125.000) , sementara emas hampir mencapai Rp 66.80 ribu ($4.000) per ons. Konsep 'Bitcoin treasuries' mulai populer, di mana perusahaan seperti yang dipimpin Michael Saylor memasukkan Bitcoin sebagai bagian utama dalam strategi keuangan mereka. Ini meningkatkan kepercayaan lembaga besar terhadap Bitcoin sebagai aset tahan risiko. Bank sentral, khususnya di negara berkembang, mulai memperluas alokasi emas mereka sebagai lindung nilai terhadap risiko politik dan pelemahan dolar. Deutsche Bank memprediksi Bitcoin bisa mendapatkan peran serupa sebagai aset strategi cadangan dalam waktu dekat. Hex Trust, perusahaan penyedia layanan keuangan kripto institusional, memproyeksikan bahwa setelah regulasi di AS jelas, bank-bank besar akan mulai menawarkan layanan Bitcoin secara rutin. Ini menandai era baru adopsi institusional yang juga didukung oleh teknologi stablecoin sebagai alat pembayaran lintas batas.

Analisis Ahli

Alessio Quaglini
Regulasi di AS akan menjadi tolok ukur global bagi adopsi institusional Bitcoin dan akan membuka pintu bagi bank-bank AS untuk menyediakan layanan Bitcoin secara mainstream.