Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Heidi Kumpulkan 65 Juta Dolar untuk AI Pendukung Klinik di Seluruh Dunia

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (5mo ago) health-and-medicine (5mo ago)
07 Okt 2025
4 dibaca
2 menit
Heidi Kumpulkan 65 Juta Dolar untuk AI Pendukung Klinik di Seluruh Dunia

Rangkuman 15 Detik

Heidi berhasil mengumpulkan $65 juta dalam pendanaan Seri B untuk memperluas pengembangan AI dalam perawatan kesehatan.
Platform AI Heidi bertujuan untuk mengurangi beban administratif yang dihadapi dokter dan meningkatkan kapasitas klinis.
Perusahaan ini mendukung lebih dari dua juta konsultasi mingguan di berbagai negara dan bahasa.
Heidi, sebuah perusahaan teknologi kesehatan, baru saja menyelesaikan putaran pendanaan Seri B sebesar 65 juta dolar AS yang dipimpin oleh Point72 Private Investments. Pendanaan ini bertujuan untuk mengembangkan lebih lanjut teknologi AI mereka yang dirancang untuk membantu para tenaga medis dalam menghadapi beban kerja administratif yang semakin berat. Perusahaan ini memfokuskan teknologi AI mereka sebagai mitra yang dapat mendukung klinisi dalam mengotomatiskan berbagai tugas seperti komunikasi tindak lanjut dengan pasien, dokumentasi klinis, dan pencarian bukti ilmiah. Hal ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak waktu klinis bagi tenaga medis agar mereka dapat lebih fokus pada perawatan pasien. Sejak April 2024, Heidi telah digunakan dalam lebih dari 73 juta konsultasi pasien di 110 bahasa yang berbeda dan mendukung sekitar dua juta konsultasi setiap minggu, tersebar di 116 negara. Banyak spesialis medis di berbagai bidang telah memanfaatkan layanan AI ini untuk mengurangi beban administrasi mereka. Perusahaan berencana untuk memperluas jejaknya dengan membuka kantor dan meningkatkan dukungan lokal di pasar utama seperti Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat. Selain itu, mereka juga memperkuat kehadiran di pasar-pasar seperti Prancis, Jerman, Hong Kong, Irlandia, Singapura, Afrika Selatan, dan Spanyol. Selain pendanaan, Heidi juga mengumumkan penunjukan Paul Williamson sebagai Chief Revenue Officer dan Dr Simon Kos sebagai Chief Medical Officer untuk memperkuat tim manajemen dalam menjalankan visi perusahaan meningkatkan kapasitas perawatan melalui teknologi AI.

Analisis Ahli

Dr. Atul Gawande
Teknologi yang mendukung tenaga medis dalam tugas administratif dapat drastis mengurangi kelelahan dokter dan meningkatkan hasil perawatan pasien jika diterapkan dengan baik.
Prof. Fei-Fei Li
Menggunakan AI untuk mempercepat proses klinis bukan hanya inovasi teknologi, tetapi langkah penting menuju revolusi sistem kesehatan yang lebih manusiawi dan terjangkau.