Sora, Aplikasi Video AI OpenAI yang Seru tapi Penuh Kontroversi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
04 Okt 2025
272 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Sora menawarkan kemampuan untuk membuat video generasi AI yang menarik dan dapat memicu kreativitas.
Ada kekhawatiran yang signifikan mengenai potensi penyebaran misinformation melalui aplikasi seperti Sora.
Sora menciptakan ketegangan antara inovasi teknologi dan tanggung jawab etis dalam penggunaan AI.
OpenAI baru saja meluncurkan aplikasi sosial media baru bernama Sora yang memungkinkan pengguna membuat video berdurasi singkat seperti 10 detik dengan konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Aplikasi ini juga menampilkan fitur unik bernama 'cameos', yang memungkinkan pengguna memakai wajah mereka sendiri atau wajah orang lain yang sudah diberikan izin untuk membuat video. Peluncuran ini langsung menarik perhatian karena keseruan fitur editannya.
Namun, meski Sora cukup populer dan sempat menjadi aplikasi gratis teratas di App Store, aplikasi ini juga mendapat banyak kritik dan kekhawatiran. Beberapa video yang dihasilkan terlalu realistis sampai sulit dibedakan dengan kenyataan, sehingga orang takut konten deepfake bisa disalahgunakan untuk menyebarkan informasi palsu atau merusak reputasi seseorang. Bahkan para pegawai OpenAI pun mengungkapkan rasa cemas terhadap potensi negatif dari aplikasi ini.
OpenAI sendiri berusaha memberikan perlindungan seperti pembatasan penggunaan wajah tokoh publik tanpa izin dan menambahkan watermark pada video hasil unduhan. Namun, dalam praktiknya banyak cara untuk menghapus watermark dan merekam ulang video dengan suara asli, sehingga menjaga keamanan dan keaslian konten tetap sebuah tantangan berat. Beberapa laporan juga menemukan pelanggaran hak cipta dan konten yang tidak layak muncul di aplikasi ini.
Meski begitu, mayoritas pengguna menikmati sisi hiburan dari kemampuan Sora membuat video lucu dan menarik, termasuk parodi dan meme dengan wajah pengguna atau figur terkenal seperti CEO OpenAI, Sam Altman. Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik utama aplikasi ini adalah kesenangan dalam memodifikasi dan berbagi video, meski masih harus ada penyesuaian agar teknologi ini lebih bertanggung jawab dan aman ke depannya.
Sora menandai langkah baru dalam kecerdasan buatan yang menggabungkan kreativitas pengguna dengan kemampuan AI canggih, tapi juga menjadi pengingat bahwa teknologi ini bisa mengubah cara kita memandang realitas digital. Masa depan sosial media dan konten video mungkin akan semakin dipengaruhi oleh AI, menuntut regulasi dan kesadaran pengguna agar tidak terjebak pada informasi palsu atau penyalahgunaan multimedia.
Analisis Ahli
John Hallman
Meskipun ada kekhawatiran, tim telah berusaha memberikan pengalaman positif dan aman dalam peluncuran Sora.Boaz Barak
Sora secara teknis mengagumkan tapi peluncuran ini masih prematur dari sisi menghindari bahaya sosial media dan deepfake.


