Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

DeFiLlama Hapus Data Volume Aster Karena Dugaan Wash Trading dan Kontroversi

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
06 Okt 2025
129 dibaca
2 menit
DeFiLlama Hapus Data Volume Aster Karena Dugaan Wash Trading dan Kontroversi

AI summary

DeFiLlama menghapus data volume perdagangan Aster untuk menjaga integritas data setelah mendeteksi pola mencurigakan.
Kontroversi ini menciptakan perdebatan dalam komunitas kripto tentang validitas perdagangan di platform DeFi.
Aster mencatat volume perdagangan yang tinggi dan meluncurkan program hadiah baru meskipun ada kritik terhadap praktik perdagangan.
DeFiLlama, platform analitik data DeFi, telah menghapus data volume perdagangan futures perpetual dari Aster setelah menemukan volume yang sangat mirip dengan Binance, hampir dengan rasio 1:1 di berbagai pasangan perdagangan. Hal ini memicu kekhawatiran terkait integritas data volume tersebut dan dugaan praktik wash trading yang sulit diverifikasi karena akses data tingkat rendah dari Aster terbatas.Co-founder DeFiLlama, 0xngmi, menjelaskan bahwa korelasi volume ini jauh lebih tinggi dibanding para pesaing seperti Hyperliquid, yang menunjukkan pola volume yang lebih bervariasi. Tanpa ketersediaan data seperti maker dan taker order yang lebih detail, platform tersebut menilai perlu untuk sementara menghapus data volume agar pengguna yang mengandalkan informasi itu tidak salah mengambil keputusan investasi.Keputusan ini memicu perdebatan dalam komunitas kripto. Beberapa pihak mempertanyakan sentralisasi keputusan DeFiLlama, sementara pendukung Aster menyatakan bahwa volume yang mirip dengan Binance bisa jadi akibat likuiditas besar yang dipindahkan on-chain. Data dari Dune Analytics juga menunjukkan Aster memiliki volume perdagangan yang sangat besar, dengan jutaan pengguna dan pendapatan signifikan.Sementara itu, tokoh kripto ZachXBT mengkritik Anndy Lian yang seolah membela wash trading sebagai hal biasa dalam industri ini. Anndy Lian berpendapat bahwa hampir semua proyek kripto menghadapi praktik ini dan bahwa investasi untuk mengakuisisi pangsa pasar adalah hal yang sah menurutnya, menimbulkan perdebatan tentang etika dan transparansi dalam perdagangan kripto.Di tengah kontroversi, Aster melanjutkan program hadiah mereka dengan meluncurkan tahap berikutnya dan Binance mengumumkan akan melisting token ASTER. Volume perdagangan Aster tercatat sangat besar sebelum delisting oleh DeFiLlama, dan harga token juga meningkat pesat setelah dukungan dari Changpeng Zhao, CEO Binance.

Experts Analysis

ZachXBT
Mengkritik Anndy Lian yang membela wash trading, menegaskan pentingnya transparansi dan menolak normalisasi praktik yang merugikan pasar.
Anndy Lian
Berargumen bahwa wash trading umum dalam proyek kripto dan investasi untuk pasar adalah hal yang wajar selama proyek dan pendukung sepakat.
Editorial Note
Fenomena korelasi volume yang sangat tinggi antara Aster dan Binance memperkuat dugaan wash trading yang merusak pasar dan menurunkan kepercayaan investor. Sementara ada argumen valid tentang migrasi likuiditas on-chain, transparansi dan akses data granular dari proyek seperti Aster mutlak diperlukan agar integritas pasar tetap terjaga.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.