Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Bitcoin Cetak Rekor Baru Rp 2.09 juta ($125.000) , Didorong oleh ETF dan Shutdown AS

Finansial
Mata Uang Kripto
YahooFinance YahooFinance
05 Okt 2025
233 dibaca
2 menit
Bitcoin Cetak Rekor Baru Rp 2.09 juta ($125.000) , Didorong oleh ETF dan Shutdown AS

Rangkuman 15 Detik

Permintaan untuk Bitcoin meningkat di tengah ketidakpastian politik dan makroekonomi.
ETF yang terdaftar di AS menunjukkan aliran masuk yang signifikan, mendukung harga Bitcoin.
Analisis dari para ahli menunjukkan bahwa kondisi pasar saat ini menguntungkan bagi investasi di Bitcoin.
Bitcoin mencapai harga tertinggi baru yaitu di atas Rp 2.09 juta ($125.000) pada hari Minggu, memperpanjang kenaikan mingguan sebesar 11%. Peningkatan harga ini terjadi seiring dengan permintaan besar terhadap dana yang diperdagangkan di bursa (ETFs) spot yang terdaftar di Amerika Serikat. Minggu lalu, aliran dana bersih ke ETFs spot di AS mencapai Rp 54.11 triliun ($3,24 miliar) , yang merupakan aliran mingguan terbesar kedua dalam sejarah. Selain Bitcoin, beberapa token lain seperti XRP, Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) juga naik antara 1% hingga 3% selama jam Asia. Kenaikan harga Bitcoin juga terjadi di tengah kondisi shutdown pemerintah Amerika Serikat, yang dianggap oleh para analis meningkatkan permintaan akan aset safe-haven seperti cryptocurrency utama ini. Jeff Dorman dari Arca menyatakan bahwa Bitcoin merupakan aset yang baik dibeli saat masyarakat mulai meragukan pemerintah dan bank lokal. Selain ketidakpastian politik, faktor makroekonomi seperti risiko konflik baru, inflasi Amerika Serikat yang diprediksi naik, serta likuiditas global yang meningkat akibat kebijakan moneter yang longgar turut memperkuat rally Bitcoin. Noelle Acheson menjelaskan bahwa kondisi ini akan mendorong aliran dana ke aset berisiko, termasuk Bitcoin. Secara keseluruhan, Bitcoin diperkirakan akan terus mencatat keuntungan signifikan dalam bulan Oktober, yang secara historis dikenal sebagai bulan yang bullish untuk pasar kripto. Pada saat berita ini ditulis, harga Bitcoin berada di sekitar Rp 2.07 juta ($124.080) .

Analisis Ahli

Jeff Dorman
Bitcoin adalah aset yang tepat untuk dibeli saat masyarakat mulai kehilangan kepercayaan pada pemerintah dan bank lokal, terutama menjelang shutdown pemerintah AS.
Noelle Acheson
Inflasi yang berpotensi meningkat dan pengendalian kurva imbal hasil serta pencetakan uang akan meningkatkan likuiditas global yang mengalir ke aset berisiko seperti Bitcoin, yang masih sangat kurang dialokasikan.