Shein Buka Toko Fisik di Perancis, Kritik Tajam dari Pengecer Lokal Meningkat
Bisnis
Marketing
03 Okt 2025
18 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Shein membuka toko fisik pertamanya di Perancis, yang sebelumnya hanya berbentuk pop-up.
Keputusan ini mendapatkan kritik dari pengecer lokal dan asosiasi ritel mode karena dianggap dapat merusak pasar lokal.
Toko fisik Shein berkolaborasi dengan Societe des Grands Magasins dan bertujuan untuk menarik pelanggan muda dengan produk murah.
Shein, perusahaan e-commerce asal China yang terkenal dengan produk pakaian murah, baru saja membuka toko fisik pertamanya di Perancis. Ini merupakan langkah baru karena sebelumnya Shein hanya melakukan pop-up store sementara di negara tersebut.
Perusahaan ini bekerja sama dengan Societe des Grands Magasins (SGM), pengelola beberapa department store ternama seperti BHV dan Galeries Lafayette, untuk membuka toko barunya di Paris.
Namun, kehadiran toko ini menuai kritik dari berbagai pihak. Galeries Lafayette bahkan menolak kemitraan ini karena dianggap melanggar perjanjian waralaba dan menentang nilai-nilai mereka.
Ketua asosiasi mode Perancis juga khawatir bahwa kehadiran Shein akan membuat pasar produk sekali pakai semakin luas. Walikota Paris juga menyesalkan keputusan ini karena bertentangan dengan tujuan kota untuk mendukung perdagangan lokal dan keberlanjutan.
Shein memanfaatkan model bisnis pengiriman langsung dari China, yang memungkinkan mereka menjual produk dengan harga sangat murah dan menghindari bea cukai, sehingga semakin sulit bersaing bagi produsen lokal di Perancis.
Analisis Ahli
Yann Rivoallan
Masuknya Shein dengan produk fast fashion sekali pakai mengancam keseimbangan pasar mode Perancis yang sudah berupaya menjaga nilai keberlanjutan dan kualitas produk lokal.Anne Hidalgo
Kehadiran toko fisik Shein bertentangan dengan visi kami untuk mendukung bisnis lokal dan perdagangan yang berkelanjutan di Paris.