Bitcoin Bisa Mencapai Harga Tertinggi Baru Rp 2.25 juta ($135.000) di Tengah Shutdown AS
Finansial
Mata Uang Kripto
03 Okt 2025
65 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Bitcoin berpotensi mencapai harga tertinggi baru dalam waktu dekat.
Faktor eksternal seperti shutdown pemerintah dapat mempengaruhi harga Bitcoin.
Permintaan institusional untuk Bitcoin diperkirakan akan meningkat menjelang akhir tahun.
Bitcoin menunjukkan tren kenaikan yang kuat di kuartal keempat dengan harga melonjak melewati angka Rp 2.00 juta ($120.000) , sebuah fenomena yang disebut sebagai 'Uptober'. Meskipun biasanya setelah peristiwa halving Bitcoin mengalami penurunan selama 18 bulan, kondisi saat ini berbeda dan memperlihatkan ketahanan serta kenaikan harga yang signifikan.
Shutdown pemerintah Amerika Serikat memberikan pengaruh besar terhadap harga Bitcoin kali ini. Berbeda dengan shutdown sebelumnya yang terjadi pada akhir 2018 dan awal 2019, kini Bitcoin bereaksi lebih sensitif terhadap ketidakpastian politik dan risiko ekonomi yang dihadirkan oleh situasi tersebut.
Standard Chartered melalui Geoff Kendrick menyatakan bahwa permintaan institusional terhadap Bitcoin terus bertambah dengan dana masuk ke ETF Bitcoin mencapai Rp 968.60 triliun ($58 miliar) , termasuk Rp 384.10 triliun ($23 miliar) pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan kepercayaan yang meningkat pada aset digital ini dari kalangan investor besar.
Pasar prediksi juga menunjukkan perubahan sentimen yang kuat, di mana hampir 49% pengguna percaya Bitcoin akan tetap di atas Rp 2.00 juta ($120.000) dalam dua minggu ke depan, meningkat drastis dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang hanya sekitar 20% yakin dengan prediksi tersebut.
Dengan momentum saat ini dan faktor-faktor yang mempengaruhi seperti permintaan institusional dan situasi politik di AS, Bitcoin berpotensi tidak hanya mencapai Rp 2.25 juta ($135.000) dalam waktu dekat tapi juga menargetkan harga Rp 3.34 juta ($200.000) di akhir tahun jika tren positif ini berlanjut.
Analisis Ahli
Geoff Kendrick
Shutdown pemerintah AS kini memberikan dampak nyata pada pergerakan harga Bitcoin, dan permintaan institusional yang kuat bisa mendorong harga mencapai $200.000 hingga akhir tahun.