China Bangun Replika Gedung Pemerintahan Taiwan untuk Latihan Militer
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
03 Okt 2025
183 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Cina telah memperluas pangkalan pelatihan militer dengan membangun replika gedung pemerintahan Taiwan.
Taiwan meningkatkan kesiapan militernya sebagai respons terhadap aktivitas PLA yang meningkat.
Xi Jinping menegaskan sikap keras Cina terhadap separatisme dan mempertahankan kedaulatan atas Taiwan.
China telah membangun bangunan tiruan yang menyerupai gedung pemerintahan Taiwan di basis latihan militernya di Zhurihe, Inner Mongolia. Bangunan ini termasuk replika kantor presiden dan gedung lembaga kehakiman Taiwan, yang menunjukkan kesiapan militer China dalam simulasi perang melawan Taiwan.
Analisis citra satelit mengungkapkan bahwa basis Zhurihe telah diperluas secara signifikan sejak 2020, dengan tambahan struktur yang menyerupai kementerian pertahanan dan luar negeri Taiwan untuk melatih skenario penyerangan dan pertahanan.
Militer China telah melakukan latihan tempur simulasi dengan menggunakan replika gedung-gedung pemerintah Taiwan, memperlihatkan dramatisnya persiapan mereka termasuk memasang blokade jalan dan uji coba kendaraan lapis baja yang menyerang dan mempertahankan lokasi-lokasi tiruan tersebut.
Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo, mengonfirmasi bahwa Taiwan menyadari pengembangan ini dan sedang melakukan langkah-langkah pencegahan untuk menanggulangi kemungkinan operasi militer dari China yang bertujuan melumpuhkan pimpinan negara.
Sementara ketegangan terus berlanjut akibat tuduhan Beijing bahwa Presiden baru Taiwan, William Lai, mendorong kemerdekaan, China menegaskan komitmen mereka untuk mengamankan kedaulatan dengan langkah-langkah yang bisa berujung pada konfrontasi militer.
Analisis Ahli
Maki Nakagawa
Beijing dengan sengaja meningkatkan tekanan psikologis ke Taiwan dengan menunjukkan bahwa tidak ada jalur pelarian dari serangan mereka meskipun ada simulasinya di bawah tanah.Wellington Koo
Taiwan sudah waspada terhadap berbagai persiapan China dan mengambil langkah antisipasi untuk menjaga keamanan nasional dari kemungkinan serangan yang menargetkan pemimpin negara.
