Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Tampilkan Senjata Hipersonik dan Drone Tempur dalam Parade Militer Besar

Teknologi
Robotika
Wired Wired
01 Sep 2025
57 dibaca
2 menit
China Tampilkan Senjata Hipersonik dan Drone Tempur dalam Parade Militer Besar

Rangkuman 15 Detik

Tiongkok menunjukkan kekuatan militernya melalui parade dengan senjata canggih.
Kehadiran Vladimir Putin di parade menimbulkan kekhawatiran diplomatik di Eropa.
Pengembangan teknologi hipersonik dan drone oleh Tiongkok menandakan pergeseran kekuatan militer di kawasan.
Pada 3 September, China menggelar parade militer besar di Beijing yang menghadirkan lebih dari 10.000 personel militer, ratusan kendaraan, dan pesawat tempur. Parade ini bertujuan merayakan tema perdamaian dan keadilan internasional, namun lebih menonjolkan kekuatan teknologi militer terbaru China. Salah satu sorotan parade adalah rangkaian misil anti-kapal YJ yang dirancang untuk menargetkan kapal induk Amerika Serikat. Misil-misil ini memiliki kecepatan hipersonik, kemampuan manuver untuk menghindari pertahanan musuh, dan jangkauan ratusan kilometer sehingga mengubah peta kekuatan di kawasan Pasifik. China juga memperlihatkan kekuatan misil balistik antar benua seperti DF-31AG dan DF-41 yang mampu membawa hulu ledak MIRV dan menjangkau seluruh daratan Amerika Serikat. Sistem peluncur yang mobile menambah tingkat kesulitan pertahanan musuh melalui serangan dadakan. Parade menampilkan juga drone tempur FH-97 yang merupakan drone siluman pertama China yang mampu beroperasi bersama pesawat tempur berawak. Drone ini dilengkapi kecerdasan buatan, berbagai senjata canggih, serta kemampuan pengintaian dan perang elektronik yang modern. Selain misil dan drone, China juga fokus pada senjata elektronik dan energi terarah yang dapat melumpuhkan radar dan komunikasi musuh. Pengembangan teknologi ini menunjukkan tekad Beijing untuk tidak hanya mengejar, tetapi berpotensi melampaui kemampuan militer Barat dalam beberapa bidang.

Analisis Ahli

Andrew Erickson
China's advancements in hypersonic missiles and autonomous drones indicate a strategic push to undermine U.S. naval dominance and rewrite Indo-Pacific security dynamics.
Mira Rapp-Hooper
The deployment of mobile ICBMs and electronic warfare systems reflects China's commitment to credible deterrence and resilience in a potential high-tech conflict scenario.