Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

JPMorgan Prediksi Harga Bitcoin Bisa Tembus 165.000 Dollar AS Karena Debasement Trade

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (6mo ago) cryptocurrency (6mo ago)
02 Okt 2025
149 dibaca
2 menit
JPMorgan Prediksi Harga Bitcoin Bisa Tembus 165.000 Dollar AS Karena Debasement Trade

Rangkuman 15 Detik

Bitcoin memiliki potensi kenaikan harga yang signifikan jika tren debasement terus berlanjut.
Investor ritel dan institusi semakin tertarik untuk berinvestasi dalam bitcoin dan emas sebagai perlindungan terhadap inflasi.
Volatilitas bitcoin relatif terhadap emas menunjukkan bahwa bitcoin mungkin masih undervalued di pasar saat ini.
JPMorgan mengeluarkan proyeksi harga bitcoin yang dapat mencapai sekitar 165.000 dollar AS jika dibandingkan dengan emas berdasarkan volatilitas risiko. Bank ini menyoroti bahwa bitcoin berpotensi naik sekitar 40% dari harga saat ini untuk menyamai nilai kepemilikan emas pribadi setelah risiko diperhitungkan. Fenomena ini disebut sebagai "debasement trade," dimana investor membeli aset seperti emas dan bitcoin untuk melindungi nilai dari penurunan nilai mata uang fiat yang disebabkan oleh inflasi dan defisit fiskal yang membesar. Minat terhadap aset ini terus bertambah sejak akhir tahun 2024, menjelang pemilihan presiden di Amerika Serikat. Investor ritel menjadi pendorong utama lonjakan investasi dalam produk ETF emas dan bitcoin, sementara investor institusi lebih memilih melakukan pembelian melalui futures di Chicago Mercantile Exchange. Arus masuk ke ETF bitcoin sempat melampaui emas pada awal tahun, tetapi emas mulai mengejar sejak bulan Agustus. Harga emas yang melonjak dalam bulan terakhir turut meningkatkan daya tarik relatif bitcoin. Rasio volatilitas bitcoin terhadap emas menurun menjadi di bawah 2,0, yang memperkuat pandangan JPMorgan bahwa bitcoin saat ini masih undervalued jika dibandingkan dengan emas. Dengan kondisi ini, JPMorgan menilai bahwa bitcoin memiliki ruang untuk mengalami kenaikan harga lebih lanjut, didukung oleh faktor ekonomi makro yang mendorong diversifikasi aset investor dari dolar AS ke alternatif yang dianggap lebih stabil seperti emas dan bitcoin.

Analisis Ahli

Nikolaos Panigirtzoglou
Investor cenderung beralih ke bitcoin dan emas sebagai lindung nilai akibat ketidakpastian makroekonomi dan melemahnya kepercayaan pada dolar AS, dengan arus masuk signifikan yang didominasi oleh investor ritel.