Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Friend.com: Teman AI Kontroversial yang Mengubah Cara Kita Melihat Persahabatan

Teknologi
Gadgets dan Wearable
YahooFinance YahooFinance
02 Okt 2025
81 dibaca
2 menit
Friend.com: Teman AI Kontroversial yang Mengubah Cara Kita Melihat Persahabatan

Rangkuman 15 Detik

Friend.com menciptakan kontroversi dan menarik perhatian publik tentang hubungan manusia dengan AI.
Kampanye iklan yang ambisius dan mahal menunjukkan strategi pemasaran yang berani dari sebuah startup.
Ada kekhawatiran mengenai privasi dan keamanan data pengguna dalam produk berbasis AI.
Friend.com adalah startup yang membuat perangkat AI wearable berbentuk pendant yang selalu mendengarkan dan merespons penggunanya melalui AI Google Gemini. Perangkat ini dipromosikan melalui kampanye iklan masif di subway New York dan bus shelter Los Angeles dengan biaya sekitar 1 juta dolar AS, meskipun total penjualan perangkat masih terbatas. Perangkat ini memiliki mikrofon, chip Bluetooth, dan mengumpulkan data melalui mode selalu aktif. Dalam iklannya, Friend.com menampilkan slogan-slogan yang intim dan mengundang perhatian luas, namun juga memicu perdebatan terutama soal privasi dan pengawasan data pribadi pengguna. Avi Schiffmann, pencipta Friend, menganggap kontroversi dan vandalisme iklan adalah bagian dari seni dan strategi pemasaran, dengan tujuan utama memulai percakapan tentang makna persahabatan di era AI. Namun sejumlah ahli dan pengamat skeptis terhadap keamanan dan manfaat produk ini. Selain itu, ada klausa hukum dalam ketentuan penggunaan yang memungkinkan Friend merekam data biometrik dan memaksa penyelesaian sengketa melalui arbitrase, yang menuai kritik karena dirasa berat sebelah dan berisiko bagi konsumen. Schiffmann mengakui ketentuan layanan sengaja dibuat berat untuk meminimalkan risiko hukum. Meskipun perangkat ini masih mengalami banyak masalah teknis dan belum bisa dikatakan sempurna, Schiffmann optimis bahwa Friend akan menjadi pelopor tren 'post-AGI' dalam hubungan digital. Namun para kritikus memperingatkan potensi risiko yang lebih besar jika teknologi ini tidak diawasi dengan ketat.

Analisis Ahli

Suresh Venkatasubramanian
Friend menunjukkan kecenderungan berbahaya dengan memburu tren tanpa bukti keamanan dan manfaat, mengulang kesalahan sejarah seperti radium necklace yang berbahaya.