Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

VisionSys AI Luncurkan Digital Asset Treasury Senilai 2 Miliar Dolar Fokus Solana

Finansial
Mata Uang Kripto
cryptocurrency (5mo ago) cryptocurrency (5mo ago)
02 Okt 2025
178 dibaca
2 menit
VisionSys AI Luncurkan Digital Asset Treasury Senilai 2 Miliar Dolar Fokus Solana

Rangkuman 15 Detik

VisionSys AI meluncurkan Digital Asset Treasury untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam struktur perusahaan.
Kemitraan dengan Marinade Finance bertujuan untuk memaksimalkan potensi Solana dalam DeFi.
Mekanisme proof-of-stake yang digunakan Solana menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan penambangan cryptocurrency tradisional.
VisionSys AI Inc., sebuah perusahaan teknologi yang fokus pada interaksi otak-mesin dan kecerdasan buatan, mengumumkan pada 1 Oktober peluncuran digital asset treasury (DAT) yang akan menyimpan aset kripto sebagai bagian dari strategi keuangan mereka. Kegiatan ini dilakukan melalui anak perusahaannya, Medintel Technology Inc., yang bermitra dengan Marinade Finance untuk membangun DAT dengan nilai hingga 2 miliar dolar AS, khususnya berfokus pada cryptocurrency Solana (SOL). Solana, yang memakai mekanisme proof-of-stake (PoS), adalah cryptocurrency terbesar keenam di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai 120 miliar dolar AS. Melalui ini, VisionSys AI berencana untuk membeli dan mengunci (staking) 500 juta dolar AS dalam token SOL dalam tahap pertama selama enam bulan. Sistem PoS ini dipilih karena bersifat ramah lingkungan dan memberikan reward kepada pengguna yang berpartisipasi dalam validasi transaksi blockchain. Menurut CEO VisionSys AI, Heng Wang, kemitraan ini merupakan kesempatan luar biasa untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam inti bisnis mereka. Mereka ingin menggabungkan algoritma AI milik VisionSys dengan blockchain Solana yang cepat untuk mengembangkan solusi DeFi canggih dan model tokenomik baru yang inovatif, membuka nilai tambah di sektor AI dan Web3. Namun, pengumuman ini sempat membuat harga saham VisionSys AI anjlok lebih dari 60% pada pembukaan pasar tanggal 1 Oktober, yang menunjukkan kekhawatiran investor terhadap langkah ini. Meski demikian, harga saham mulai pulih dan berhasil naik ke 2,24 dolar pada saat penulisan. Sementara itu, harga SOL juga naik sekitar 5% menjadi 219,86 dolar selama 24 jam terakhir. Kerjasama ini memperlihatkan tren baru bagaimana perusahaan teknologi high-tech mulai memasukkan aset kripto yang dipilih dan di-stake sebagai bagian dari neraca mereka. Ini bisa menjadi babak baru bagi teknologi keuangan dengan integrasi AI dan blockchain, walaupun tantangan dari volatilitas pasar kripto dan penerimaan investor masih harus diatasi.

Analisis Ahli

Andreas Antonopoulos
Menggabungkan AI dengan blockchain melalui digital treasury menunjukkan bagaimana teknologi dapat berkembang secara sinergis, tapi perusahaan harus berhati-hati dalam manajemen risiko kripto yang fluktuatif.
Vitalik Buterin
Proof-of-stake dan integrasi AI membuka peluang besar bagi inovasi DeFi, tetapi pendekatan harus dilakukan dengan transparansi dan keamanan untuk menjaga kepercayaan investor.