VisionSys AI Investasi Rp 33.40 triliun ($2 Miliar) di Solana Dorong Tren Baru Treasury Kripto
Finansial
Mata Uang Kripto
01 Okt 2025
109 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
VisionSys AI mengadopsi strategi treasury digital yang signifikan dengan investasi besar dalam Solana.
Perusahaan ini bekerja sama dengan Marinade untuk memaksimalkan hasil dari kepemilikan aset digital.
Saham VisionSys AI mengalami fluktuasi setelah berita ini, meskipun telah melihat pertumbuhan yang luar biasa tahun ini.
VisionSys AI, sebuah perusahaan yang berbasis di Beijing dan bergerak dalam teknologi antar muka otak-komputer serta kecerdasan buatan, baru-baru ini mengumumkan rencana besar untuk mengakuisisi dan melakukan staking token digital Solana sebesar 2 miliar dollar Amerika. Langkah ini merupakan bagian dari tren yang semakin berkembang di kalangan perusahaan publik yang mulai memasukkan aset kripto ke dalam neraca keuangan mereka. Dengan melakukan staking, perusahaan bisa mendapatkan imbal hasil tambahan dari token yang dimiliki.
Anak perusahaan VisionSys AI, Medintel Technology, memimpin inisiatif ini dengan target awal mengakuisisi dan men-stake 500 juta dollar Amerika dalam token SOL dalam jangka waktu enam bulan. Untuk mengelola dan mengoptimalkan hasil staking ini, mereka bekerja sama dengan Marinade, salah satu operator staking terbesar di jaringan Solana yang memiliki nilai dana terkunci sebesar 2,2 miliar dollar Amerika. Kerja sama ini diharapkan bisa memberikan hasil yang optimal bagi VisionSys AI.
Sejak pengumuman ini, harga saham VisionSys AI mengalami penurunan tajam sekitar 20 persen pada perdagangan sebelum pasar dibuka, meskipun sebelumnya harga saham perusahaan ini sudah menunjukkan kenaikan yang luar biasa lebih dari 300 persen sejak April. Selain itu, perusahaan juga menunjuk Hakob Sirounian, seorang pendukung awal Solana, sebagai chief strategy officer yang akan mengawasi berbagai inisiatif blockchain dan teknologi terdesentralisasi perusahaan.
Pasar kripto mendukung strategi ini karena pada hari yang sama token Solana (SOL) menunjukkan performa kuat, naik hingga 6 persen dan mencapai harga 219 dollar Amerika. Strategi treasury kripto seperti ini sebelumnya sudah dijalankan oleh perusahaan lain seperti Strategy milik Micheal Saylor yang memiliki jumlah bitcoin terbesar di antara perusahaan publik. Kini, arah investasi mulai melebar ke token-token lain seperti ether (ETH) dan SOL dengan fokus pada pendapatan dari platform DeFi.
Selain VisionSys, ada beberapa perusahaan publik lain yang juga fokus berinvestasi besar dalam token Solana, seperti Forward Industries, Defi Development, dan Upexi, yang bersama-sama memegang lebih dari 3 miliar dollar Amerika dalam token SOL. Tren ini diperkirakan akan terus tumbuh seiring dengan meningkatnya minat perusahaan terhadap aset digital dan teknologi blockchain yang semakin matang.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Perusahaan yang memanfaatkan staking pada blockchain seperti Solana tidak hanya mengamankan asetnya tetapi juga ikut berkontribusi pada keamanan jaringan, sehingga ini adalah win-win strategy untuk perusahaan dan ekosistem blockchain.Caitlin Long
Integrasi aset kripto dalam neraca perusahaan publik adalah momentum yang tepat untuk legitimasi dan adopsi massal teknologi blockchain di dunia korporasi.