Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ilmuwan Baterai Terkenal Pimpin Institut Energi Baru di Nanjing Normal University

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (5mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (5mo ago)
30 Sep 2025
208 dibaca
1 menit
Ilmuwan Baterai Terkenal Pimpin Institut Energi Baru di Nanjing Normal University

Rangkuman 15 Detik

Stefano Passerini diangkat sebagai kepala Institut Internasional untuk Penyimpanan Energi Elektrokimia di Universitas Normal Nanjing.
Institut ini bertujuan untuk menjadi pusat penelitian kelas dunia dan mendukung kolaborasi internasional.
Universitas Normal Nanjing berkomitmen untuk mencapai tujuan karbon ganda demi keberlanjutan lingkungan.
Stefano Passerini adalah ilmuwan baterai terkemuka asal Italia yang kini mengambil posisi penuh waktu di Nanjing Normal University, Tiongkok. Ia juga anggota Akademi Sains Nasional Jerman. Penunjukan ini menandai langkah penting dalam strategi talenta universitas tersebut. Passerini akan memimpin International Institute for Electrochemical Energy Storage. Ia berkomitmen menjadikan institut ini sebagai pusat riset kelas dunia yang akan berkontribusi besar pada ilmu energi dan teknologi penyimpanan baterai. Institut baru ini berlokasi di kampus Xianlin dan didukung dengan fasilitas laboratorium dan peralatan canggih. Institut bertujuan menjembatani kerjasama internasional serta memperkuat riset energi bersih yang inovatif. Wang Chengbin, sekretaris partai universitas, menyebut penunjukan Passerini sebagai tonggak penting. Institut ini mendukung target nasional Tiongkok untuk mencapai puncak emisi karbon sebelum 2030 dan mencapai netralitas karbon pada 2060. Dengan pengalaman dan jaringan global Passerini, institut diharapkan menjadi pusat unggulan riset energi yang menarik talenta internasional dan mempercepat inovasi teknologi penyimpanan energi di tingkat global.

Analisis Ahli

Dr. Elena Martinez
Penempatan ilmuwan papan atas seperti Passerini di institusi di Tiongkok menunjukkan pergeseran kekuatan riset global dan memperkuat kolaborasi internasional dalam pengembangan teknologi hijau.