Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Korea Selatan Mulai Bangun Pembangkit Hidrogen Terbesar untuk Energi Bersih

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (6mo ago) climate-and-environment (6mo ago)
30 Sep 2025
289 dibaca
2 menit
Korea Selatan Mulai Bangun Pembangkit Hidrogen Terbesar untuk Energi Bersih

Rangkuman 15 Detik

Proyek ini merupakan langkah penting bagi Korea Selatan menuju transisi energi bersih.
Investasi swasta memainkan peran kunci dalam mendanai proyek energi bersih ini.
Pembangkit listrik hidrogen di Gyeongju diharapkan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan industri lokal.
Korea Selatan telah memulai pembangunan pembangkit listrik sel bahan bakar hidrogen terbesar di dunia dengan kapasitas 108 megawatt di Gyeongju, Provinsi Gyeongsang Utara. Pembangkit ini dirancang untuk dapat mengaliri listrik bersih yang cukup untuk sekitar 270.000 rumah setiap tahunnya. Proyek ini diharapkan mulai beroperasi penuh pada tahun 2028 sebagai bagian dari upaya besar negara untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan meningkatkan penggunaan energi terbarukan. Pembangunan proyek ini tidak hanya bertujuan untuk menyediakan listrik bersih, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan industri di kawasan Gyeongju. Dukungannya berasal dari dana investasi revitalisasi regional yang melibatkan pemerintah, otoritas lokal, serta investor swasta, dengan total investasi mencapai USD 580,7 juta. Dana ini sudah berpengalaman dalam mendukung proyek besar lainnya seperti terminal LNG dan kompleks pariwisata. Teknologi yang digunakan dalam pembangkit listrik ini berbasis hidrogen abu-abu yang diproduksi langsung dari gas alam di lokasi. Meski hidrogen hijau menjadi tujuan jangka panjang, penggunaan hidrogen abu-abu saat ini dipandang sebagai teknologi jembatan yang dapat membantu menstabilkan jaringan listrik dan mempercepat transisi energi di Korea Selatan. Selain itu, proyek ini telah mengamankan kontrak sertifikat energi terbarukan selama 20 tahun untuk memastikan kestabilan keuangan. Gubernur Provinsi Gyeongsang Utara, Lee Cheol-woo, menegaskan pentingnya peran modal swasta dalam proyek ini dan menyoroti potensi transformasi ekonomi yang dihadirkan oleh pembangkit ini. Selain menciptakan sekitar 1.200 pekerjaan baru dan pendapatan pajak perusahaan yang signifikan, proyek ini juga diharapkan menarik industri-industri padat energi seperti pusat data AI, pertanian pintar, dan manufaktur maju untuk berkembang di wilayah tersebut. Dengan dimulainya proyek ini, Korea Selatan tidak hanya memperkuat komitmennya terhadap energi bersih, tetapi juga membuka peluang bagi kota Gyeongju menjadi pusat energi strategis dan industri maju. Proyek ini juga menjadi contoh pola investasi dan kebijakan energi yang dapat dijadikan model bagi pengembangan infrastruktur energi terbarukan di Regional lain di Korea dan Asia.

Analisis Ahli

Dr. Kim Min-seok, Pakar Energi Terbarukan
Proyek ini sangat strategis karena menyediakan solusi praktis untuk stabilisasi jaringan listrik sambil mempersiapkan transisi energi hijau yang lebih luas di masa depan.