Kerja Sama AS-Inggris Dorong Regulasi Aset Digital Era Baru Global
Finansial
Mata Uang Kripto
30 Sep 2025
294 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kerjasama antara AS dan Inggris dalam regulasi aset digital dapat menetapkan preseden global.
Stablecoin dan teknologi blockchain dapat merevolusi sistem keuangan dengan meningkatkan efisiensi dan transparansi.
Regulasi yang tepat untuk aset digital dapat memberikan stabilitas sistemik dan inovasi di pasar keuangan.
Amerika Serikat dan Inggris, dua pusat keuangan global yang sudah berpengaruh lebih dari satu abad, kini semakin memperkuat kemitraan mereka dalam mengatur dan mengembangkan aset digital, seperti stablecoin dan teknologi blockchain. Hal ini dilakukan melalui pembentukan Transatlantic Taskforce for Markets of the Future yang bertujuan merumuskan aturan bersama demi mendorong inovasi keuangan digital yang aman dan efisien.
Kedua negara saat ini tengah berada pada momen penting di mana legislator dan regulatornya bekerja sama dalam menciptakan kerangka hukum yang jelas untuk stablecoin dan tokenisasi aset digital. Kongres AS mendorong aturan yang mewajibkan cadangan 1:1 fiat untuk stablecoin, sementara Inggris merancang regulasi berdasarkan FSMA 2023 yang memungkinkan pilot project tokenisasi di bank-bank besar.
Kolaborasi ini penting karena Singapura dan Dubai telah lebih dulu mendapatkan keuntungan ekonomi dari pendekatan terbuka terhadap regulasi aset digital. AS dan Inggris sadar bahwa tanpa sinkronisasi regulasi lintas negara mereka akan tertinggal dari pesaing yang sudah lebih maju dalam mengintegrasikan teknologi blockchain ke pasar keuangan.
Stablecoin dan teknologi blockchain tidak hanya dianggap sebagai tren teknologi, tetapi sudah menjadi infrastruktur utama yang dapat meningkatkan efisiensi pembayaran internasional, pengelolaan risiko, serta transparansi di sistem keuangan. Ini berarti biaya transfer uang, gaji, dan perdagangan bisnis ke bisnis bisa turun secara signifikan sehingga meningkatkan likuiditas dan daya saing perusahaan.
Dengan dukungan pejabat tinggi seperti Chancellor Reeves dan Treasury Secretary Bessent, diharapkan hasil konkret dalam enam bulan ke depan dapat menjadi tolok ukur bagi negara lain. Jika berhasil, standar regulasi dan inovasi yang dihasilkan akan mengokohkan posisi AS dan Inggris sebagai pemimpin dunia dalam keuangan digital masa depan.
Analisis Ahli
Andreas M. Antonopoulos
Kolaborasi internasional dalam regulasi digital assets sangat penting untuk menjaga keamanan dan stabilitas pasar sekaligus memungkinkan inovasi berkembang secara sehat.Caitlin Long
Pengembangan kerangka regulasi stablecoin yang bertanggung jawab oleh AS dan Inggris bisa membuka jalan bagi adopsi institusional yang lebih luas dan memperkuat kepercayaan investor global.