Prancis dan Jerman Dorong Aturan Bersama untuk Stablecoin Global
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Sep 2025
173 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Kolaborasi lintas batas dalam regulasi stablecoin sangat penting untuk menciptakan sistem pembayaran yang efisien dan terintegrasi.
MiCA dan GENIUS Act menunjukkan potensi untuk membangun kerangka kerja yang saling melengkapi dalam regulasi aset kripto.
Kegagalan untuk menyelaraskan regulasi dapat mengakibatkan pasar yang terfragmentasi dan hilangnya peluang ekonomi global.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz mengumumkan rencana untuk meningkatkan kerja sama dalam regulasi stablecoin saat pertemuan Dewan Menteri Perancis-Jerman. Mereka menekankan pentingnya regulasi lintas batas agar stablecoin bisa berkembang sebagai alat keuangan digital yang aman dan efisien, tanpa hambatan dari perbedaan aturan nasional.
Stablecoin adalah jenis mata uang digital yang aktif sepanjang waktu, mudah digunakan di seluruh dunia tanpa tergantung jaringan perbankan tradisional. Teknologi ini memungkinkan transfer uang secara instan dan murah antara berbagai negara, yang merupakan inovasi besar dalam pembayaran internasional sejak era SWIFT di tahun 1970-an.
Dua kerangka regulasi utama saat ini adalah MiCA dari Uni Eropa dan GENIUS Act dari Amerika Serikat. Keduanya memiliki standar yang mirip dalam memastikan stablecoin didukung oleh cadangan aset berkualitas tinggi dan diatur dengan ketat, namun ada beberapa perbedaan dalam aturan cadangan, pelaporan, dan batasan penerbit yang masih perlu diselaraskan.
Perbedaan paling signifikan adalah cara mereka mengatur penerbit asing. AS cenderung membolehkan stablecoin dari negara lain yang diakui secara resmi untuk beroperasi tanpa harus membuat entitas lokal, sedangkan UE mengharuskan penerbit asing membuat entitas berlisensi dan memenuhi regulasi lokal secara penuh.
Dalam dua tahun ke depan, pembahasan fokus akan bergeser dari pembuatan aturan baru ke penciptaan kesepahaman dan integrasi antar regulasi di AS dan UE. Langkah ini akan memperkuat kepercayaan bisnis dan konsumen serta menghindari fragmentasi pasar yang merugikan, sehingga membuka jalan bagi stablecoin yang benar-benar global.
Analisis Ahli
Caitlin Long
Kerja sama lintas negara dalam regulasi stablecoin sangat penting untuk memastikan inovasi dan keamanan seimbang, serta menghindari risiko sistemik yang bisa muncul dari regulasi yang terfragmentasi.Chris Giancarlo
Pendekatan ekuivalensi di AS membuka peluang bagi integrasi pasar stablecoin global, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi pembayaran lintas batas dan memperkuat sistem keuangan digital.