Anything: Solusi Lengkap dari Vibe Coding Jadi Aplikasi Siap Pakai
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
30 Sep 2025
77 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan cepat dalam industri vibe coding menunjukkan permintaan yang tinggi untuk alat pengembangan aplikasi berbasis AI.
Anything berfokus pada menyediakan infrastruktur lengkap untuk membantu pengguna non-teknis meluncurkan aplikasi fungsional.
Persaingan di pasar vibe coding intens, tetapi ada cukup permintaan untuk berbagai produk pembangunan aplikasi.
Vibe coding adalah tren terbaru di dunia teknologi di mana pengguna dapat membuat aplikasi dan situs web hanya dengan perintah bahasa alami menggunakan alat AI. Startup-startup seperti Lovable dan Replit telah mencapai pertumbuhan luar biasa dengan pendapatan tahunan yang melonjak sangat cepat. Namun, ada masalah penting dimana produk yang dihasilkan sering kali hanya berupa prototipe dan tidak siap digunakan secara nyata dalam bisnis karena kurangnya infrastruktur yang memadai.
Nikhil Basu Trivedi, seorang investor terkenal, mengungkapkan bahwa banyak perusahaan vibe coding gagal dalam membantu pengguna yang bukan teknis agar bisa meluncurkan aplikasi mereka secara lengkap dan berfungsi seperti sebuah produk nyata. Hal inilah yang coba diatasi oleh startup Anything, yang menyediakan bukan hanya alat coding berbasis AI, tetapi juga berbagai infrastruktur penting seperti database, penyimpanan, dan fitur pembayaran.
Anything didirikan oleh dua mantan pegawai Google, Dhruv Amin dan Marcus Lowe, yang memiliki visi untuk menjadi seperti Shopify di dunia vibe coding. Mereka ingin membantu pengguna membangun aplikasi yang tidak hanya jadi prototipe, tetapi juga bisa dipasarkan dan menghasilkan uang. Bahkan beberapa aplikasi yang dibuat menggunakan Anything sudah tersedia di App Store dan mulai menghasilkan pendapatan bagi penggunanya.
Sebelum meluncurkan Anything, Amin dan Lowe telah menjalankan bisnis marketplace pengembangan dengan menggunakan AI dan pengembang manusia, tetapi mereka menyadari bahwa AI generatif akan membuat pembuatan aplikasi lebih cepat dan murah. Dengan menolak menggunakan layanan pihak ketiga seperti Supabase, mereka membangun infrastruktur mereka sendiri agar bisa memberikan layanan yang lebih terintegrasi dan andal.
Meski pasar vibe coding kini semakin ramai dan kompetitif dengan kehadiran startup seperti Mocha dan Rork, Footwork sebagai investor utama yakin ada ruang besar untuk berbagai produk app-building yang berbeda. Anything berhasil mengumpulkan pendanaan awal sebesar Rp 183.70 miliar ($11 juta) dengan valuasi Rp 1.67 triliun ($100 juta) , menandakan antusiasme investor terhadap potensi solusi lengkap ini di masa depan.
Analisis Ahli
Nikhil Basu Trivedi
Perusahaan vibe coding berkembang sangat cepat, tetapi tantangan terbesar adalah menyediakan infrastruktur lengkap agar aplikasi bisa benar-benar digunakan secara bisnis, bukan hanya prototipe.