Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

SWIFT Hadapi Tantangan Blockchain dengan Membangun Platform Tokenisasi Sendiri

Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
News Publisher
29 Sep 2025
69 dibaca
2 menit
SWIFT Hadapi Tantangan Blockchain dengan Membangun Platform Tokenisasi Sendiri

AI summary

SWIFT sedang mengembangkan solusi blockchain untuk tetap relevan dalam era digital.
Platform seperti Ripple dan Stellar belum berhasil menggantikan dominasi SWIFT di pasar pembayaran lintas batas.
SWIFT berfungsi sebagai perantara yang menghubungkan berbagai sistem blockchain dan bank, bukan hanya sebagai pemroses pembayaran.
Selama bertahun-tahun, teknologi blockchain dijanjikan sebagai solusi cepat dan murah untuk menggantikan sistem pembayaran lintas batas SWIFT yang dinilai lambat dan ketinggalan zaman. Platform seperti Stellar dan Ripple bahkan memproklamirkan diri sebagai alternatif utama yang dapat membuat pengiriman uang antarbank menjadi instan dan tanpa perantara.Meski begitu, SWIFT tetap menjadi pemain dominan dan belum banyak tergoyahkan oleh teknologi blockchain tersebut. Bahkan, selama beberapa tahun terakhir, SWIFT diam-diam mengembangkan proyek-proyek blockchain di latar belakang untuk menjawab tuntutan zaman dan pemanfaatan aset digital seperti mata uang digital bank sentral atau tokenized assets.Proyek terbaru SWIFT bersama Consensys adalah prototipe buku besar terbuka yang memungkinkan bank dan institusi keuangan memindahkan berbagai jenis aset tokenized dengan interoperabilitas tinggi. Dengan pendekatan ini, SWIFT bukan hanya sebagai pemroses pembayaran, melainkan sebagai jembatan yang menghubungkan berbagai platform blockchain dan sistem perbankan tradisional.Pernyataan dari tokoh Ripple yang berani menyebut mereka akan mengambil alih SWIFT kini nampak semakin sulit dipercaya. Sebab, SWIFT mengambil langkah inovatif yang justru memperkuat posisinya dengan memanfaatkan teknologi blockchain tanpa harus menghilangkan perannya sebagai standar messaging global.Di masa depan, pengembangan sistem pembayaran lintas batas akan semakin terfragmentasi dan beragam dengan masuknya stablecoin, CBDC, dan teknologi tokenisasi. SWIFT yang sudah beradaptasi akan tetap menjadi pemain utama, sedangkan platform blockchain harus menyesuaikan diri dan mencari peluang kolaborasi untuk bisa bertahan dan berkembang.

Experts Analysis

Asheesh Birla
Blockchain memungkinkan penghapusan perantara seperti SWIFT, memberi efisiensi lebih besar dalam transaksi lintas batas.
Brad Garlinghouse
Ripple sedang berupaya mengambil alih peran utama SWIFT dalam pembayaran global.
Analis Keuangan
Transformasi SWIFT menuju blockchain akan memperkuat posisi mereka dan sulit bagi startup blockchain bersaing tanpa kolaborasi.
Editorial Note
SWIFT menunjukkan kecerdasan strategis dengan berevolusi mengikuti tren teknologi terbaru, sehingga tidak mudah tergantikan oleh pendatang baru meskipun hype blockchain sangat tinggi. Memang, pengembangan solusi hybrid yang menggabungkan infrastruktur konvensional dengan blockchain adalah langkah yang realistis dan berpotensi meredefinisi ekosistem pembayaran global.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.