Likuidasi Besar Rp 21 Triliun Guncang Pasar Kripto, Haruskah Khawatir?
Finansial
Mata Uang Kripto
29 Sep 2025
193 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Likuidasi besar di pasar cryptocurrency dapat menciptakan volatilitas, tetapi tidak selalu berdampak pada nilai jangka panjang.
Investor yang menggunakan posisi terleverage harus berhati-hati, karena dapat menyebabkan penjualan beruntun saat pasar berbalik.
Kondisi pasar cryptocurrency dapat membaik seiring dengan kebijakan moneter yang lebih mendukung dan pertumbuhan penggunaan teknologi DeFi.
Pada tanggal 22 September, pasar mata uang kripto mengalami gelombang likuidasi besar senilai sekitar 1,5 miliar dolar AS yang menyebabkan penurunan tajam harga Bitcoin dan Ethereum. Hal ini sebagian besar dipicu oleh penjualan paksa posisi margin leverage yang gagal setelah harga kripto turun.
Investor banyak menggunakan pinjaman leverage untuk membeli lebih banyak koin kripto saat harga naik tahun lalu. Ketika harga mulai turun, tekanan likuidasi margin membuat banyak investor terpaksa menjual aset mereka agar tidak menanggung bunga pinjaman margin dan kerugian lebih besar.
Selain itu, penurunan tiba-tiba ini diperparah oleh likuiditas pasar yang rendah di saat tertentu dan adanya investor besar alias whale yang dapat memengaruhi harga pasar dengan transaksi besar. Meski nilai likuidasi besar, event ini hanya merupakan sebagian kecil dari kapitalisasi pasar total kripto yang sangat besar.
Pasar kripto biasanya cukup cepat bangkit setelah likuidasi besar. Contohnya, setelah likuidasi serupa pada Maret 2024, Bitcoin dan Ethereum masing-masing naik sekitar 30% dan 110%. Ini menunjukkan bahwa peristiwa seperti ini adalah bagian dari volatilitas jangka pendek dan bukan ancaman fundamental.
Kedepannya, prospek pasar kripto tetap positif dengan adanya rencana pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve, adopsi aset kripto oleh perusahaan dan negara, serta pengembangan platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang semakin berkembang.
Analisis Ahli
Leo Sun
Likuidasi ini menandakan bahwa beberapa investor jangka pendek mengambil keuntungan dan keluar pasar, tapi tidak akan berdampak buruk bagi nilai jangka panjang Bitcoin dan Ethereum.