Sentimen Pasar Crypto Melemah, Apa Artinya Untuk Masa Depan Bitcoin dan Emas?
Finansial
Mata Uang Kripto
27 Sep 2025
14 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Perusahaan aset digital mengalami penurunan momentum, mempengaruhi pasar kripto.
Sentimen pasar kripto saat ini cenderung bearish, dengan Bitcoin mengalami penurunan harga.
Harga emas yang meningkat menunjukkan bahwa investor mungkin beralih ke aset yang lebih aman.
Pasar cryptocurrency baru-baru ini mengalami penurunan harga yang cukup tajam, terutama setelah perusahaan digital asset treasury (DAT) yang selama ini menjadi pendorong utama harga mulai kehilangan momentum. Perusahaan-perusahaan ini dikenal karena membeli dan menahan cryptocurrency tertentu dalam jumlah besar sampai harga naik, namun kini mereka kesulitan mendapat suntikan modal baru.
Salah satu contoh DAT yang bermasalah adalah Nakamoto Holdings, yang sahamnya jatuh sampai 55% dan CEO-nya bahkan memberi peringatan kepada calon investor untuk menjauhi saham tersebut. Sentimen pasar yang semula optimis mulai berubah menjadi bearish, sebagaimana terlihat dari Crypto Fear & Greed Index yang turun ke angka 40, jauh dari level bullish di atas 80.
Bitcoin yang selama ini menjadi acuan utama pasar kripto pun mengalami penurunan dari harga tertinggi di angka 124.457 menjadi sekitar 110.000 dan ada kekhawatiran bahwa harga Bitcoin bisa turun di bawah 100.000. Penurunan harga ini biasanya memicu sentimen negatif yang berpengaruh ke seluruh mata uang digital lainnya.
Sementara itu, harga emas justru menunjukkan performa yang sangat kuat dengan kenaikan sekitar 45% sepanjang tahun ini, mengungguli kripto utama seperti Bitcoin dan Ethereum yang hanya naik sekitar 17%. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang diketahui oleh trader emas yang tidak diketahui oleh trader kripto, apalagi mengingat kondisi ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan tanda-tanda kelemahan.
Meski demikian, masih ada optimisme bahwa beberapa cryptocurrency utama akan tetap membukukan keuntungan besar sepanjang tahun. Namun, jika sentimen pasar terus memburuk, Bitcoin tetap menjadi pilihan paling aman dibandingkan aset kripto lainnya yang lebih spekulatif. Investor disarankan untuk memperhatikan perkembangan harga emas sebagai indikator penting dalam menentukan arah investasi ke depan.
Analisis Ahli
Dominic Basulto
Dominic menilai bahwa meskipun banyak kripto utama masih mencatatkan kenaikan, sentimen bearish saat ini mengharuskan investor lebih berhati-hati dan mengutamakan Bitcoin karena resiliennya yang sudah teruji.K33 Research
K33 Research mengingatkan bahwa beberapa perusahaan Bitcoin treasury kini diperdagangkan di bawah nilai aset mereka, yang mengindikasikan kesulitan dalam penggalangan dana baru dan potensi masalah likuiditas.