Pentingnya Standar Broadband Sesuai Kebutuhan untuk Perbaiki Kecepatan Internet Indonesia
Teknologi
Keamanan Siber
29 Sep 2025
212 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kecepatan internet di Indonesia masih rendah dibandingkan negara lain di Asia Tenggara.
Perlunya klasifikasi pengguna internet untuk pengukuran yang lebih akurat di Indonesia.
Bekasi dan Jakarta Selatan adalah kota dengan kecepatan internet seluler yang terbaik di Indonesia.
Kecepatan internet di Indonesia sering kali berada di peringkat terbawah jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Hal ini juga terjadi ketika membandingkan kecepatan internet antar kota-kota besar di Indonesia dengan kota-kota di negara lain. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena akses internet yang cepat dan stabil penting bagi kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Marwan O. Baasir, Direktur Eksekutif Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), menjelaskan bahwa perlu adanya standar pengukuran internet atau broadband yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan di Indonesia. Ia memberikan contoh bahwa banyak pengguna internet pemula yang memiliki paket dengan kecepatan 5, 10, atau 15 Mbps sehingga tidak adil jika dibandingkan langsung dengan pengguna internet dengan kecepatan tinggi.
Saat ini, Indonesia masih menggunakan Perpres 96/2014 yang menyatakan bahwa standar broadband minimal adalah 10 Mbps. Namun, sampai saat ini belum ada revisi atau penyesuaian standar broadband terbaru yang lebih cocok dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda di Indonesia.
Menurut laporan Speedtest Global Index edisi Agustus 2025, Bekasi tercatat sebagai kota dengan kecepatan internet seluler tercepat di Indonesia, yakni dengan kecepatan unduh median 54,59 Mbps. Walaupun begitu, kecepatan ini masih jauh tertinggal dibandingkan kota-kota di negara lain seperti Abu Dhabi dan Dubai yang mencatat kecepatan ratusan Mbps.
Secara keseluruhan, Indonesia berada di peringkat ke-83 dunia untuk kecepatan internet mobile dan ke-116 untuk fixed broadband. Dengan adanya klasifikasi dan standar pengukuran broadband yang tepat, diharapkan kualitas internet Indonesia dapat meningkat dan peringkatnya pun dapat naik secara signifikan di masa depan.
Analisis Ahli
Marwan O. Baasir
Menekankan pentingnya klasifikasi broadband yang disesuaikan agar penilaian kecepatan internet tidak merugikan Indonesia, serta perlunya revisi standar broadband sesuai perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna.

