Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Indonesia Masih Tertinggal Dalam Kecepatan Internet Dibanding Asia Tenggara

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (6mo ago) cyber-security (6mo ago)
19 Sep 2025
129 dibaca
2 menit
Indonesia Masih Tertinggal Dalam Kecepatan Internet Dibanding Asia Tenggara

Rangkuman 15 Detik

Indonesia masih tertinggal dalam kecepatan internet dibandingkan negara-negara lain di Asia Tenggara.
Ada peningkatan peringkat yang dicatat oleh Indonesia dalam kecepatan internet mobile.
Kecepatan internet fixed broadband Indonesia sangat jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Singapura dan Thailand.
Indonesia masih berada di peringkat bawah dalam hal kecepatan internet di Asia Tenggara menurut laporan Speedtest Global Index bulan Agustus 2025. Pada posisi ke-83 dunia, Indonesia tercatat hanya berada di atas Laos dan Myanmar, dua negara yang dinilai memiliki kecepatan internet terlambat dalam kawasan ini. Kecepatan internet mobile di Indonesia mencapai rata-rata 45,01 Mbps dengan kecepatan unggah sebesar 16,02 Mbps dan latensi 22 ms. Meskipun ada peningkatan tiga peringkat dibandingkan laporan sebelumnya, posisi Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara-negara seperti Brunei Darussalam, Singapura, dan Vietnam yang memiliki kecepatan jauh di atas 100 Mbps. Brunei Darussalam memimpin sebagai negara dengan internet mobile tercepat di Asia Tenggara dengan kecepatan mencapai 184,86 Mbps, diikuti oleh Singapura dengan 164,75 Mbps, dan Vietnam di posisi berikutnya dengan 152,17 Mbps. Negara-negara ini menjadi tolok ukur penting bagi Indonesia dalam meningkatkan kualitas konektivitas digitalnya. Dalam kategori fixed broadband, Indonesia berada di peringkat ke-166 dunia dengan kecepatan sekitar 39,88 Mbps, hanya mengalahkan Myanmar. Posisi ini sangat jauh dibandingkan dengan Singapura yang memiliki kecepatan fixed broadband tercepat dunia mencapai 394,30 Mbps, diikuti oleh Thailand dan Vietnam yang juga menempati peringkat tinggi. Kondisi ini menandakan masih besarnya tantangan Indonesia dalam membangun infrastruktur internet yang cepat dan stabil. Perbaikan dan investasi lebih lanjut di sektor digital perlu menjadi prioritas agar Indonesia bisa bersaing dan tidak tertinggal di tengah perkembangan teknologi global.

Analisis Ahli

prof. Dr. Ir. Rinaldi Munir
Percepatan pembangunan infrastruktur telekomunikasi adalah kunci agar Indonesia bisa mengejar ketertinggalan dalam kecepatan internet dibandingkan negara-negara tetangga.